Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sukses Taklukkan Jerman, Akankah Meksiko Kalahkan Korea Selatan?
fifa.com

Usai mengalahkan juara bertahan, Jerman, di laga pembuka, Meksiko kembali bertanding di pertandingan kedua dengan menghadapi Korea Selatan di Stadion Rostov Arena, Rusia, sabtu (23/6/2018).

Namun, ada beberapa fakta menarik yang patut disimak menjelang pertandingan Korea Selatan vs Meksiko. Berikut penjelasannya.

1. Korea Selatan memiliki rekor buruk 12 kali tanpa clean sheet dari 13 pertandingan terakhir di Piala Dunia

fifa.com

Dilansir dari BBC, Korea Selatan memiliki rekor buruk dalam soal clean sheet, di mana dalam 13 pertandingan terakhir di Piala Dunia, 12 pertandingan diantaranya selalu kebobolan (Tanpa clean sheet di satu pertandingan).

Tentunya, ini menjadi catatan penting bagi salah satu kiper Korea Selatan yang akan turun di pertandingan ini. Sebaliknya, ini menjadi keuntungan sendiri bagi Meksiko untuk bisa menjebol gawang lawan lebih banyak setelah pemain mereka, Hirving Lozano, berhasil menjebol gawang Jerman yang dikawal oleh salah satu kiper terbaik di dunia, Manuel Neuer.

2. Terakhir kali Meksiko mengalahkan wakil Asia pada Piala Dunia 2006

fifa.com

Dilansir dari Soccerway.com, di ajang Piala Dunia ini Meksiko jarang sekali bertemu dengan wakil-wakil Asia. Terakhir kali Meksiko mengalahkan wakil Asia di Piala Dunia pada edisi 2006 dimana Meksiko berhasil mengalahkan Iran dengan skor akhir 3-1.

Gol-gol Meksiko pada saat itu dicetak oleh Omar Bravo di menit ke-28 dan 76 serta Antonio Naelson Mathias di menit ke-79 dan satu-satunya gol Iran dicetak oleh Yahya Golmohammadi di menit ke-36.

3. Meksiko tidak pernah meraih kemenangan beruntun sejak Piala Dunia 2002

fifa.com

Satu catatan penting untuk Meksiko yakni tidak pernah meraih kemenangan beruntun di Piala Dunia sejak terakhir kali dilakukan di edisi 2002 lalu. Ketika itu, Meksiko berhasil meraih kemenangan beruntun di 2 pertandingan awal Piala Dunia 2002 dengan mengalahkan Kroasia dan Ekuador di babak fase grup, sebelum akhirnya ditahan imbang oleh Italia pada pertandingan terakhir fase grup.

Anak asuhan Juan Carlos Osorio optimis bisa mematahkan rekor buruk ini dengan menang atas Korea Selatan di pertandingan ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article