Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Drama 3 Game yang Tragis, Rehan/Gloria Terdepak dari Indonesia Open

Drama 3 Game yang Tragis, Rehan/Gloria Terdepak dari Indonesia Open
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja di Japan Open 2025 (dok.PP PBSI)
Intinya Sih
  • Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja tersingkir di babak 32 besar Indonesia Open 2026 setelah kalah dari pasangan Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.
  • Pasangan Indonesia sempat unggul di game pertama dengan skor 21-17, namun kehilangan konsistensi pada game kedua yang berakhir 16-21 untuk lawan.
  • Duel penentuan berlangsung ketat hingga deuce 20-20, tetapi Rehan/Gloria gagal menahan tekanan dan akhirnya kalah tipis 21-23, membuat mereka terhenti di Istora Senayan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja gugur di 32 besar Indonesia Open 2026. Mereka kalah dengan cara yang tragis dari wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, Rabu (3/6/2026).

Rehan/Gloria sebenarnya berhasil memegang kendali di Istora Senayan. Cukup disayangkan, konsistensi mereka terganggu hingga akhirnya keok dalam duel tiga game yang berakhir tragis.

Duel memang berjalan ketat sejak awal. Kejar-kejaran poin tak terhindarkan, namun Rehan/Gloria berhasil memimpin dengan skor 11-9 di jeda interval game pertama.

Goh/Lai sebenarnya terus memberikan perlawanan ketat setelah itu, Rehan/Gloria mendapat momentum untuk mendominasi permainan. Mereka berhasil menyabet lima poin beruntun untuk unggul 19-13, sebelum menyegel game pertama dengan poin 21-17.

Pada game kedua, performa Rehan/Gloria justru menukik tajam. Mereka bahkan tertinggal 1-10 lebih dulu, sebelum Goh/Lai menambah keunggulan menjadi 11-4 di jeda interval.

Setelah interval, Rehan/Gloria tak mampu memangkas margin poin. Tekanan dari Goh/Lai sukses memaksa pasangan tuan rumah tak berkembang, hingga akhirnya menang 21-16.

Duel super ketat pun tersaji di game penentuan, dengan kejar-kejaran poin yang intens, namun Rehan/Gloria beberapa kali mendapat momentum untuk mendominasi permainan.

Momentum Rehan/Gloria patah saat poin di angka 16-16. Mereka kehilangan tiga angka beruntun, namun daya juang tinggi berhasil membuat poin kembali imbang menjadi 20-20 untuk melakoni deuce.

Apesnya, Rehan/Gloria gagal mengatasi tekanan di momen krusial. Itu karena Goh/Lai berhasil menyabet dua poin beruntun lebih dulu, 23-21, untuk mengunci tiket ke 16 besar.

Share Article
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More