Afrika Selatan menjadi tim pertama yang tersingkir pada 32 besar Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Bafana Bafana ini kalah dengan skor 0-1 oleh tim tuan rumah, Kanada, melalui gol pada menit 90+2. Ini menjadi akhir dari kiprah empat laga yang telah dijalani Afrika Selatan di Piala Dunia 2026. Dalam kurun waktu tersebut, enam pemain ini paling berkontribusi.
6 Pemain Afrika Selatan Paling Berkontribusi di Piala Dunia 2026

1. Audrey Modiba punya peran besar di pos bek kiri Afrika Selatan
Audrey Modiba memiliki peran besar dalam sistem pertahanan Afrika Selatan. Ia mengawal posisi bek kiri dengan impresif. Secara statistik, ia mencatat 10 tekel, 1 intersep, 5 clearance, 1 blok, 12 recovery, dan memenangkan 14 dari 27 duel dari 4 laga (347 menit). Namun, ia sempat tampil buruk pada laga pertama ketika Afrika Selatan dikalahkan Meksiko dengan skor 0-2. Sedangkan, pada tiga laga berikutnya, ia selalu memberikan dampak besar bagi tim.
2. Khuliso Mudau memimpin lini pertahanan Afrika Selatan
Khuliso Mudau merupakan pemegang komando dan pemimpin di lini pertahanan Afrika Selatan. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini aktif dalam bertahan dan sesekali membantu serangan. Saat bertahan, ia mencatatkan 7 tekel, 7 intersep, 11 clearance, 14 recovery, dan memenangkan 14 dari 22 duel. Ia menjadi salah satu pemain Afrika Selatan yang tak pernah tergantikan di Piala Dunia 2026.
3. Mbekezeli Mbokazi paling sering melakukan clearance
Di posisi bek tengah, Hugo Broos sangat mengandalkan Mbekezeli Mbokazi. Bek tengah berusia 20 tahun itu tampil solid dan tanpa kompromi. Ia menjadi pemain Afrika Selatan dengan jumlah clearance terbanyak, yakni 26 clearance. Selain itu, ia juga mencatat 4 tekel, 5 intersep, 1 blok, 9 recovery, dan memenangkan 11 dari 22 duel. Ia juga menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan dalam 4 laga (360 menit) Afrika Selatan di Piala Dunia 2026.
4. Ime Okon tak pernah tergantikan
Untuk berduet dengan Mbekezeli Mbokazi, Hugo Broos memasang Ime Okon. Bek Hannover 96 ini juga tak pernah tergantikan. Itu artinya, ia memainkan 4 laga dengan perincian 360 menit. Secara statistik, ia mencatat 3 tekel, 3 intersep, 13 clearance, 1 blok, 14 recovery, dan memenangkan 7 dari 14 duel.
5. Teboho Mokoena bertugas menjaga keseimbangan di lini tengah
Teboho Mokoena memiliki tugas dalam menjaga keseimbangan di lini tengah. Ia merupakan tipe gelandang box to box yang aktif bertahan, banyak melakukan sentuhan, dan mendistribusikan bola untuk serangan. Saat bertahan, ia mencatat 2 tekel, 4 intersep, 2 clearance, 1 blok, 12 recovery, dan memenangkan 10 dari 18 duel. Sedangkan, saat menyerang, ia mencetak 1 gol, 6 umpan kunci, dan rata-rata 95 persen akurasi umpan. Akan tetapi, ia tak main pada 32 besar karena sanksi akumulasi kartu akibat dua kartu kuning yang didapat pada fase grup.
6. Thapelo Maseko menjadi satu-satunya pemain Afrika Selatan yang mendapat Man of the Match di Piala Dunia 2026
Dari empat laga Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Thapelo Maseko hanya tampil dalam 3 laga dengan perincian 245 menit. Ia absen saat Afrika Selatan kalah dengan skor 0-2 dari Meksiko pada matchday pertama. Namun, pada tiga laga berikutnya, ia memberi dampak besar, salah satunya pada laga melawan Korea Selatan. Pada laga tersebut, ia mencetak 1 gol yang membawa Afrika Selatan menang dengan skor 1-0. Ia pun menjadi satu-satunya pemain Bafana Bafana yang meraih penghargaan Man of the Match di Piala Dunia 2026.
Pemain dalam daftar ini didominasi pemain bertahan. Pasalnya, Afrika Selatan menunjukkan gaya main bertahan di Piala Dunia 2026. Mereka hanya memanfaatkan serangan balik untuk mencetak gol.