Jude Bellingham menjadi pahlawan Inggris pada perempat final Piala Dunia 2026. Dua golnya membuat mereka menang 2-1 atas Norwegia. Pada babak sebelumnya, Bellingham juga mengemas dwigol yang membantu Inggris mengalahkan Meksiko 3-2. Ini membuatnya menjadi pemain ketiga The Three Lions yang mampu menorehkan brace dalam dua laga beruntun di Piala Dunia.
3 Pemain Inggris yang Cetak Brace dalam 2 Laga Beruntun di Piala Dunia

1. Jude Bellingham mencetak brace pada 16 besar dan perempat final Piala Dunia 2026
Brace Jude Bellingham ke gawang Meksiko pada 16 besar Piala Dunia 2026 (6/7/2026) tercipta di Estadio Azteca. Pemain yang memakai nomor punggung 10 ini membawa Inggris unggul 2-0 hanya dalam jangka waktu 2 menit. Ia membuka papan skor pada menit 36 usai menanduk crossing dari Bukayo Saka. Bellingham lantas menuntaskan umpan tarik dari Harry Kane beberapa detik berselang. Julian Quinones memangkas ketertinggalan Meksiko pada menit 42. Kane kemudian membuat Inggris menjauh lagi lewat tendangan penalti pada menit 62. Meksiko juga mendapat gol dengan cara yang sama melalui Raul Jimenez pada menit 69 dan skor tidak lagi berubah setelahnya. Bellingham bermain penuh.
Kemenangan tersebut kemudian membawa Inggris bertemu dengan Norwegia di Miami Stadium pada Sabtu (11/7/2026) untuk menjalani perempat final. Mereka dikejutkan oleh gol Andreas Schjelderup pada menit 36. Namun, Bellingham mampu menyamakan kedudukan beberapa saat sebelum babak pertama berakhir. Ia melepaskan tendangan kencang mendatar menggunakan kaki kiri di kotak penalti. Kedua tim sama-sama gagal mencetak gol pada paruh kedua. Bellingham lantas menghadirkan gol kemenangan bagi Inggris ketika babak tambahan baru berjalan 3 menit. Ia berhasil menyontek rebound dari tembakan Morgan Rogers yang lepas dari tangkapan Orjan Nyland.
2. Harry Kane mencetak brace dan hattrick dalam dua laga pertama di Piala Dunia 2018
Sebelum Jude Bellingham, Harry Kane menjadi pemain Inggris yang mampu mencetak brace dalam dua pertandingan beruntun di Piala Dunia. Salah satu torehan striker setinggi 1,88 meter tersebut bahkan bukan sekadar brace, melainkan hattrick. Ia mengukirnya dalam dua laga pertama mereka di Piala Dunia 2018. Kane memulainya dengan mencetak dua gol yang membuat Inggris menang 2-1 atas Tunisia (18/6/2018). Ia membuka papan skor pada menit 11 setelah menyelesaikan rebound dari sundulan John Stones yang bisa ditepis Mouez Hassen. Tunisia sempat menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Ferjani Sassi pada menit 35. Kane akhirnya membawa Inggris meraih tiga poin usai menanduk sundulan Harry Maguire pada menit 90+1.
Inggris kemudian berjumpa Panama laga selanjutnya (24/6/2018). Kali ini, mereka menang telak 6-1. Kane mulai mencatatkan namanya di papan skor pada menit 22 yang membuat Inggris unggul 2-0. Ia berhasil mengeksekusi hadiah penalti dari pelanggaran Fidel Escobar kepada Jesse Lingard. Sebelumnya, Inggris mencetak gol pembuka melalui Stones pada menit 8. Inggris melanjutkan pesta mereka melalui Lingard pada menit 36 Stones pada menit 40. Kane lantas kembali membobol gawang Panama melalui tendangan penalti pada menit 45+1. Ia sendiri yang membuat timnya mendapat hadiah tersebut usai dilanggar Felipe Baloy. Kane akhirnya mengantongi hattrick-nya pada menit 62. Sepakan Ruben Loftus-Cheek berubah arah dan masuk ke gawang setelah mengenainya.
3. Gary Lineker mencetak hattrick dan brace di Piala Dunia 1986
Pemain Inggris pertama yang mampu membuat brace dalam dua pertandingan beruntun di Piala Dunia adalah Gary Lineker. Ia melakukannya di Piala Dunia 1986. Seperti Harry Kane, salah satu torehan milik Lineker adalah hattrick. Ia menciptakannya ke gawang Polandia pada laga terakhir fase grup (11/6/1986). Lineker mencatatkan namanya di papan skor pada menit 8, 13, dan 36. Tidak ada lagi gol yang tercipta sehingga Inggris menang 3-0.
Inggris kemudian bertarung dengan Paraguay pada 16 besar (18/6/1986). Mereka kembali menutup laga dengan kemenangan 3-0. Lineker memecah kebuntuan pada menit 32. Peter Beardsley lantas menggandakan keunggulan pada menit 55 dan Lineker mencetak gol penutup pada menit 72. Hasil itu membawa mereka bertemu Argentina pada perempat final. Lineker mengantongi gol, tetapi Inggris kalah 1-2.
Inggris berhasil lolos ke semifinal Piala Dunia 2026. Andai menang, mereka akan melaju ke final. Jika kalah, mereka tetap bakal bermain karena harus menjalani laga perebutan tempat ketiga. Dua pertandingan ini pun menjadi kesempatan bagi para pemain lain untuk mengikuti pencapaian tiga sosok di atas. Bukan tidak mungkin pula Harry Kane atau Jude Bellingham mampu mengulang apa yang telah mereka lakukan.