Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Pemain Inggris yang Direkrut Inter Milan pada Musim Panas 2026
ilustrasi logo Inter Milan (unsplash.com/gozstudio)
  • Inter Milan aktif berbenah pada musim panas 2026 setelah melepas pemain veteran, dengan merekrut tiga pemain Inggris yang tergolong langka dalam sejarah klub.
  • John Stones bergabung gratis dari Manchester City dengan kontrak hingga 2028 untuk memperkuat bek tengah, sementara Djed Spence dibeli 30 juta euro guna mengisi bek kanan.
  • Curtis Jones meninggalkan Liverpool setelah 16 tahun dan ditebus 30 juta euro; gelandang 25 tahun itu diproyeksikan menambah kekuatan lini tengah Inter Milan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Inter Milan menjadi klub yang aktif berbenah pada musim panas 2026. Setelah melepas sejumlah pemain veteran, manajemen mendatangkan sederet nama baru. Menariknya, ada tiga pemain Inggris yang direkrut. Inter Milan terbilang jarang merekrut pemain dari Negeri Tiga Singa. Sebelum musim panas 2026, Inter Milan hanya pernah diperkuat tiga pemain Inggris. Menurut catatan Transfermarkt, berikut tiga pemain Inggris yang direkrut Inter Milan pada musim panas 2026. 

1. John Stones direkrut untuk memperkuat barisan pertahanan

John Stones bergabung dengan Inter Milan dengan status bebas transfer. Setelah sedekade membela Manchester City, bek berusia 32 tahun ini menjajal tantangan baru dengan berkarier di Italia. Ia meneken kontrak berdurasi 2 tahun hingga musim panas 2028 mendatang. 

Meski datang gratisan, Stones membawa pengalaman matangnya ke dalam skuad. Selama membela Manchester City, ia diandalkan dalam 295 laga dengan menyumbang 19 gol dan 9 assist. Ia turut membantu Manchester City berjaya dan mendominasi ajang domestik. Ia sukses menghadirkan 19 trofi, termasuk 6 kali juara English Premier League dan raihan treble winners.

Berbekal mentas di level elite, Stones diharapkan bisa menambal lubang yang ditinggal sejumlah pemain. Di pos bek tengah, Inter Milan melepas Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij. Meski tak lagi muda, Stones masih menjadi salah satu bek terbaik Inggris. Ini dibuktikan dengan keberhasilannya membantu The Three Lions meraih tempat ketiga di Piala Dunia 2026.  

2. Inter Milan membeli Djed Spence demi mengisi pos bek kanan

Djed Spence menyusul rekan senegaranya berlabuh ke Giuseppe Meazza. Setelah tampil apik di Piala Dunia 2026, sang pemain menjadi rebutan sejumlah klub. Inter Milan akhirnya mendapatkan jasanya setelah membayar 30 juta euro atau sekitar Rp618 miliar. Kehadirannya diplot mengisi pos bek kanan yang ditinggalkan Matteo Darmian dan Denzel Dumfries pada musim panas 2026. 

Karier Spence melejit dalam beberapa musim terakhir. Kendati sudah membela Tottenham Hotspur sejak 2022, ia tak langsung mendapatkan kesempatan bermain reguler. Ia beberapa kali dipinjamkan kepada beberapa klub, termasuk Genoa pada paruh kedua 2023/2024. Tercatat, ia telah memainkan 85 laga dengan 2 gol dan 3 assist bersama Tottenham. Ia juga berperan penting dalam keberhasilan tim merengkuh gelar juara Liga Europa 2024/2025.

Dengan pengalaman tersebut, Spence akan menjadi andalan di sisi kanan pertahanan. Usia yang memasuki 26 tahun membuatnya berpotensi mencapai puncak karier. Dengan minimnya persaingan di pos tersebut, pemain kelahiran London ini berpeluang besar langsung tampil reguler. Kehadirannya diharapkan bisa membawa Inter Milan bersaing juara di berbagai ajang.

3. Curtis Jones bergabung untuk menambah kekuatan lini tengah

Curtis Jones menjadi pemain Inggris terakhir yang dibeli Inter Milan pada musim panas 2026. Sang pemain meninggalkan Liverpool yang merupakan klub kecilnya. Setelah 16 tahun berkarier dari akademi hingga tim utama, Jones menerima pinangan Inter Milan. Biaya senilai 30 juta euro atau Rp618 miliar menjadi kesepakatan transfer kedua klub. 

Keputusan Jones untuk hengkang dari Liverpool menjadi ujian baginya. Maklum saja, kesetiaan tersebut perlahan luntur setelah minimnya menit bermain. Meski Liverpool berganti pelatih, gelandang 25 tahun ini bukan jaminan tampil reguler. Kondisi ini yang dimanfaatkan Inter Milan untuk membelinya. Kedatangannya diplot menambah kekuatan di lini tengah permainan. 

Selama 7,5 tahun di tim utama Liverpool, Jones mencatatkan 228 pertandingan di semua ajang. Dari jumlah penampilan tersebut, ia cukup produktif melalui 22 gol dan 28 assist. Inter Milan berharap kemampuannya konsisten ketika dipercaya bermain. Usia yang masih muda membuat Jones masih punya banyak waktu untuk memaksimalkan potensinya sebagai gelandang.

Tiga pemain Inggris di atas bakal mengadu nasib di Italia bersama Inter Milan. Melihat nama-nama sebelumnya, seluruhnya punya kontribusi apik hingga diandalkan. Mampukah tiga pemain tersebut mengikuti para pemain Inggris terdahulu yang menuai kesuksesan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article