Di bawah kepemimpinan Xabi Alonso, Chelsea menggelontorkan dana 57 juta euro (sekitar Rp1,1 triliun) demi menebus Marco Palestra dari Atalanta. Ini menjadi rekrutan pertama The Blues pada musim panas 2026. Kehadirannya diproyeksikan untuk memperkokoh jantung pertahanan. Termasuk bek kanan yang kini berusia 21 tahun ini, terdapat empat pemain Italia terakhir yang berseragam klub London Barat tersebut per 2 Juli 2026.
4 Pemain Italia Terakhir yang Berseragam Chelsea per 2 Juli 2026

1. Marco Palestra mendapat kontrak 7 tahun yang berlaku sampai 2033
Marco Palestra sempat dikabarkan tertarik berlabuh ke Inter Milan. Namun, pemain kelahiran Buccinasco ini ternyata memilih pergi ke Inggris untuk memulai petulangan baru bersama Chelsea pada musim panas 2026. Demi merealisasikan kepindahan ini The Blues harus membayar Atalanta 57 juta euro (sekitar Rp1,1 triliun). Ia merupakan investasi jangka panjang sehingga mendapat kontrak 7 tahun yang berlaku sampai 2033. Dirinya diboyong karena bisa menempati posisi bek kanan atau gelandang kanan sesuai kebutuhan taktik.
Sebelumnya, Palestra sendiri merupakan jebolan akademi Atalanta yang dipromosikan ke skuad senior pada musim panas 2024. Tak berjalan lancar, dirinya ketika itu sering duduk di bangku cadangan karena kalah bersaing dengan pemain lain. Selain itu, cedera hamstring sempat membuatnya melewatkan beberapa pertandingan. Dia membuat total kontribusi untuk La Dea dalam 16 pertandingan di berbagai kompetisi.
Demi menambah jam terbang, Atalanta sempat meminjamkan Palestra kepada Cagliari pada musim panas 2025. Tak membuang kesempatan, ia ternyata sukses menyuguhkan performa solid sehingga sering dipasang sebagai gelandang kanan. Kehadirannya juga memperkaya rotasi bek kanan, bek kiri, dan gelandang kiri. Berkat stamina mumpuni, dia rajin bergerak menambah opsi umpan dan membuka ruang bagi rekan. Kemampuan dribel juga menjadi senjata untuk merepotkan lawan. Ketika fase bertahan, dirinya bisa memotong jalur umpan lawan, membantu pressing, dan tidak ragu terlibat duel fisik demi merebut bola. Hasilnya, 1 gol dan 4 assist dari total 37 pertandingan bersama I Rossoblu.
2. Cesare Casadei kesulitan tampil reguler bersama Chelsea
Dengan biaya 14,86 juta euro (sekitar Rp 304 miliar), Chelsea mendaratkan Cesare Casadei dari Inter Milan pada musim panas 2022. Ini menjadi pengalaman pertamanya berkarier di luar Italia. Dirinya ketika itu merupakan investasi jangka panjang, khususnya di area tengah The Blues. Dia kesulitan menembus skuad utama sehingga dipinjamkan kepada Reading dan Leicester City demi mendapat banyak pengalaman.
Setelah bertualang dengan status pinjaaman, Casadei kembali berseragam Chelsea pada musim dingin 2024. Pemain yang kini berusia 23 tahun ini ternyata masih kesulitan tampil reguler. Hal tersebut berdampak terhadap menit bermain yang dikumpulkan. Meski begitu, dia ikut membawa The Blues memenangkan UEFA Conference League 2024/2025. Dirinya tercatat diturunkan dalam 17 pertandingan (496 menit) di berbagai kompetisi. Pada musim dingin 2025, dia dilepas permanen kepada Torino.
3. Jorginho sempat menempati posisi gelandang bertahan utama Chelsea
Berkat performa memperkuat Napoli, Chelsea mendaratkan Jorginho ke Stamford Bridge pada musim panas 2018. Pemain kelahiran Imbituba ini didatangkan dengan biaya 57 juta euro (sekitar Rp1,1 triliun). Ia untuk pertama kali mengambil kesempatan mengembangkan potensi bersama klub Inggris. Dia ketika itu diproyeksikan demi mengisi posisi gelandang bertahan The Blues.
Jorginho sendiri langsung menempati peran sebagai gelandang bertahan utama Chelsea. Pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut memiliki ketenangan sehingga berguna untuk mengatur tempo permainan serta memperlancar distribusi bola berkat visi bermain solid. Berkat kemampuan membaca serangan, kehadirannya bisa membantu memotong jalur umpan lawan. Ia juga sempat beberapa kali mendapat kesempatan mengemban jabatan kapten. Dia ikut mengantar The Blues memenangkan berbagai gelar bergengsi. Dirinya dipasang dalam 213 pertandingan dengan menyumbang 29 gol dan 8 assist. Pada musim dingin 2023, setuju melanjutkan karier bersama Arsenal.
4. Emerson Palmieri bisa bertugas sebagai bek kiri atau gelandang kiri Chelsea
Setelah berkarier bersama AS Roma, Emerson Palmieri setuju melanjutkan karier bersama Chelsea pada musim dingin 2018. Pemain yang kini berusia 31 tahun ini didatangkan The Blues demi memperkaya rotasi, khususnya di sisi kiri pertahanan. Dirinya diboyong dengan biaya 20 juta euro (sekitar Rp409,3 miliar). Dirinya untuk pertama kali merasakan atmosfer persaingan sepak bola Inggris.
Emerson sendiri ketika itu bertugas sebagai pelapis dari Marcos Alonso dalam menempati posisi bek kiri atau gelandang kiri Chelsea. Hal tersebut memengaruhi menit bermain yang dikumpulkan. Meski begitu, kehadirannya tetap dibutuhkan karena mempunyai kecepatan dan stamina mumpuni sehingga rajin maju membantu serangan, membuka ruang, serta memperkaya opsi umpan bagi rekan. Dalam fase bertahan, ia aktif menekan pergerakan lawan.
Emerson ikut membawa Chelsea mengangkat berbagai gelar bergengsi. Seiring waktu, ia sempat dipinjamkan kepada Olympique Lyon agar mendapat lebih banyak kesempatan bermain. Dia tercatat diturunkan dalam 71 pertandingan (5.027 menit) dengan mengemas 2 gol dan 5 assist untuk The Blues. Dirinya kemudian dilepas permanen ke West Ham United pada musim panas 2022.
Keempat pemain asal Italia di atas menjadi yang terakhir berseragam Chelsea. Palestra bergabung demi memudahkan Alonso dalam merotasi sisi kanan pertahanan The Blues. Sementara, Casadei sedang mengembangkan potensi bersama Torino, Jorginho berkarier untuk CR Flamengo, dan Emerson membela Olympique Marseille.