Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pemain Jepang yang Adu Nasib di Eredivisie 2026/2027
ilustrasi bola sepak (pexels.com/PABLO GOMEZ)
  • Lima pemain Jepang tampil di Eredivisie 2026/2027 bersama PSV, Feyenoord, Sparta, dan AZ, dengan peran utama sebagai gelandang serta bek.
  • Kodai Sano menjadi andalan PSV dengan 1 gol dari 7 laga, sementara Tsuyoshi Watanabe tetap bek utama Feyenoord meski terganggu cedera kaki.
  • Shunsuke Mito mencatat 2 assist sebelum cedera, sedangkan Seiya Maikuma dan Rion Ichihara minim menit bermain di AZ Alkmaar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jepang tercatat memiliki wakil di berbagai kompetisi top Eropa, salah satunya di Eredivisie Belanda 2026/2027. Berdasarkan data yang dihimpun Transfermarkt per 11 Oktober 2026 pukul 19.00, ada lima pemain Samurai Blue yang sedang mengadu nasib di kasta tertinggi Liga Belanda. Mereka tersebar di PSV Eindhoven, Feyenoord Rotterdam, Sparta Rotterdam, serta AZ Alkmaar. Para pemain ini menjalankan tugas sebagai gelandang dan bek untuk masing-masing klub.

1. Kodai Sano langsung dipercaya sebagai gelandang bertahan utama PSV Eindhoven

Setelah 3 tahun mengembangkan karier bersama NEC Nijmegen, Kodai Sano berlabuh ke PSV Eindhoven pada musim panas 2026. Tak butuh waktu adaptasi, dia dipercaya mengisi peran gelandang bertahan utama dan sempat dirotasi ke gelandang tengah pada awal Eredivisie 2026/2027. Pemain kelahiran Tsuyama, Okayama tersebut membantu transisi dari bertahan ke menyerang lantaran mempunyai kemampuan membawa bola serta rajin bergerak menawarkan opsi umpan demi memperlancar progresi bola. Kehadirannya juga berguna untuk memotong jalur umpan lawan berkat kemampuan membaca permainan dan terlibat pressing ketika Boeren kehilangan penguasaan bola. Dirinya telah dipasang dalam 7 pertandingan (567 menit) dengan menyumbang 1 gol hingga pekan kedelapan. Selain itu, Sano merumput satu kali di Liga Champions Eropa.

2. Tsuyoshi Watanabe masih menempati posisi bek tengah utama Feyenoord Rotterdam

Tsuyoshi Watanabe masih memberikan dampak penting di jantung pertahanan Feyenoord Rotterdam. Giovanni van Bronckhorst selaku pelatih sering menempatkannya sebagai bek tengah utama pada awal Eredivisie 2026/2027. Sebab, pemain yang kini berusia 29 tahun ini memiliki fisik solid yang menjadi modal untuk duel serta tenang saat menguasai bola sehingga dapat membantu memulai serangan dari lini belakang. Tak berjalan mulus, performanya sedang terganggu cedera kaki. Ini membuatnya mengumpulkan 491 menit bermain dari 6 pertandingan dengan membuat 1 assist hingga pekan kedelapan. Dirinya juga mendapat kesempatan merumput selama 90 menit ketika De club aan de Maas melawan Barcelona di Liga Champions Eropa.

3. Shunsuke Mito dimainkan sebagai gelandang serang utama Sparta Rotterdam

Memasuki musim keempat bersama Sparta Rotterdam, Shunsuke Mito menjalankan tugas sebagai gelandang serang utama pada awal Eredivisie 2026/2027. Sebab, dirinya dibekali kelincahan, visi bermain, dan keterampilan dribel untuk menciptakan peluang. Selain itu, pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut mampu bergerak membuka ruang sekaligus memperkaya opsi umpan untuk memperlancar progresi bola. Namun, penampilannya sedang terganggu cedera sehingga harus menepi. Mito sendiri sudah membukukan 2 assist dari 5 pertandingan (423 menit) hingga pekan kedelapan bersama De Kasteelheren.

4. Seiya Maikuma berperan sebagai pelapis dari Elijah Dijkstra di posisi bek kanan AZ Alkmaar

Pada awal Eredivisie 2026/2027, Seita Maikuma mengumpulkan menit bermain minim di AZ Alkmaar. Sebab, Lee-Roy Echteld selaku pelatih lebih memercayakan Elijah Dijkstra di posisi bek kanan utama. Agar membuatnya tetap tampil, pemain kelahiran Nagasaki ini sempat dirotasi ke gelandang bertahan. Meski begitu, dirinya dibutuhkan untuk menambah rotasi karena bisa naik turun membantu pertahanan dan penyerangan di sisi kanan permainan De Kaasboeren. Dia baru mengumpulkan 45 menit dari 5 pertandingan hingga pekan kedelapan. Maikuma sendiri juga telah mentas sebagai bek kanan pengganti selama 19 menit ketika berjumpa PSV Eindhoven di Johan Cruijff Schaal.

5. Rion Ichihara lebih sering duduk di bangku cadangan AZ Alkmaar

Rion Ichihara masih kesulitan menembus persaingan lini belakang sehingga lebih sering duduk di bangku cadangan AZ Alkmaar. Sebab, dia belum bisa menggeser duet Wouter Goes dan Lewis Schouten di posisi bek tengah utama. Pemain kelahiran Saitama ini baru merumput selama 10 menit dalam 1 pertandingan hingga pekan kedelapan Eredivisie 2026/2027. Agar membuatnya memperoleh jam terbang, Ichihara merumput bersama AZ Alkmaar U-21.

Kelima pemain Jepang di atas sedang mengadu nasib di Eredivisie 2026/2027. Kodai Sano memegang peran krusial di area tengah PSV Eindhoven. Tsuyoshi Watanabe masih diplot sebagai bek tengah utama. Shunsuke Mito mengisi posisi gelandang serang di Sparta Rotterdam. Rion Ichihara dan Seiya Maikuma kesulitan menembus skuad utama AZ Alkmaar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article