Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Suporter sepak bola.jpg
ilustrasi suporter sepak bola (IDN Times/Mardya Shakti)

Intinya sih...

  • Liverpool mengeluarkan Rp5,9 triliun untuk beli pemain baru pada musim panas 2025, menjadikannya tim paling boros.

  • Mohamed Salah (Rp8,7 miliar) dan Virgil van Dijk (Rp7,6 miliar) adalah pemain Liverpool dengan bayaran tertinggi.

  • Florian Wirtz (Rp5,3 miliar) dan Hugo Ekitike (Rp4,3 miliar) adalah pemain anyar Liverpool dengan gaji tinggi di musim 2025/2026.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Liverpool merogoh kocek Rp5,9 triliun untuk membeli para pemain baru pada musim panas 2025 per 26 Agustus. Ini membuat mereka menjadi tim dengan pengeluaran paling tinggi dibandingkan tim lain. Liverpool juga masih harus mengeluarkan biaya untuk upah para pemain dengan nominal tidak sedikit. Saat ini, ada empat pemain The Reds yang mendapat gaji lebih dari Rp4,2 miliar pada tiap pekan. Itu termasuk Mohamed Salah, pemain terbaik mereka.

1. Mohamed Salah (Rp8,7 miliar) menjadi andalan untuk membobol gawang lawan

Mohamed Salah menjadi pemain Liverpool dengan bayaran paling tinggi pada 2025. Saat ini, pemain asal Mesir itu menerima gaji mencapai 400 ribu pound sterling atau Rp8,7 miliar per pekan. Meski mahal, hal itu sebanding dengan kontribusi selama bermain bersama The Reds sejak Juli 2017 lalu.

Mohamed Salah sangat tajam di lini depan dengan telah menorehkan 246 gol dan 113 assist bersama Liverpool. Selain itu, ia juga sukses mempersembahkan banyak trofi, termasuk Liga Champions Eropa 2018/2019. Perannya masih dibutuhkan hingga kontraknya berakhir pada musim panas 2027.

2. Virgil van Dijk (Rp7,6 miliar) hampir tidak tergantikan sebagai bek tengah

Virgil van Dijk menerima upah dari Liverpool sebesar Rp7,6 miliar pada tiap pekan. Hal ini mengalami kenaikan apabila dibandingkan dengan gaji pada 2024 yang berada di angka Rp4,8 miliar. Seperti halnya Mohamed Salah, hal ini juga sepadan dengan posisi pentingnya di lini pertahanan The Reds.

Virgil van Dijk konsisten menjalani lebih dari 45 pertandingan tiap musim sejak debut pada 2017/2018. Pemain yang juga menjabat sebagai kapten itu sudah mengemas 28 gol dan 13 assist. Menariknya, ia menjadi pemain paling tua yang berada di skuad Liverpool 2025/2026 dengan usia 34 tahun

3. Florian Wirtz (Rp5,3 miliar) sebagai amunisi baru untuk melakukan serangan

Florian Wirtz adalah pemain anyar Liverpool dengan harga pembelian termahal pada musim panas 2025 per 24 Agustus. Ia didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan banderol hingga Rp2,1 triliun. Pada tiap pekan, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu mendapat bayaran Rp5,3 miliar.

Florian Wirtz tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan menit bermain di bawah asuhan Arne Slot. Pada 2025/2026, ia sudah memainkan satu pertandingan English Premier League (EPL). Ini menjadi awal yang positif untuk membuktikan kualitasnya sepadan dengan biaya pembeliannya.

4. Hugo Ekitike (Rp4,3 miliar) sudah berhasil mencatatkan gol dan assist

Hugo Ekitike pindah ke Liverpool pada 23 Juli 2025. Ia dibeli dari Eintracht Frankfurt dengan biaya Rp1,6 triliun dan kontrak berdurasi 6 musim. Hebatnya, ia langsung berada di posisi keempat sebagai pemain Liverpool dengan upah tertinggi pada 2025, yakni menyentuh Rp4,3 miliar per pekan.

Hugo Ekitike memulai penampilan perdana di English Premier League (EPL) 2025/2026 dengan luar biasa. Pasalnya, ia mencatatkan 1 gol dan 1 assist untuk kemenangan Liverpool atas AFC Bournemouth. Ia juga sempat mencetak gol di final Community Shield, meskipun harus kalah dari Crystal Palace.

Liverpool harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk menggaji para pemainnya. Kendati demikian, mereka telah berkontribusi bagi tim pada awal 2025/2026. Menarik untuk melihat kiprah mereka hingga akhir musim nanti.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team