Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pemain Spanyol yang Memperkuat AC Milan sebelum Mario Gila
ilustrasi pendukung AC Milan (pexels.com/Luca Luperto)
  • AC Milan resmi merekrut Mario Gila dari Lazio seharga 30 juta euro pada musim panas 2026, menjadikannya pemain Spanyol terbaru yang bergabung ke San Siro.
  • Dalam satu dekade terakhir, lima pemain Spanyol seperti Deulofeu, Castillejo, Reina, Jimenez, dan Morata sempat memperkuat AC Milan dengan durasi dan kontribusi berbeda-beda.
  • Sebagian besar pemain Spanyol tersebut gagal tampil konsisten di Milan, sehingga Mario Gila dihadapkan pada tantangan besar untuk membuktikan kualitasnya di klub raksasa Italia itu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

AC Milan memperkenalkan Mario Gila sebagai rekrutan terbarunya pada musim panas 2026. Biaya transfer senilai 30 juta euro atau Rp619 miliar membuatnya meninggalkan Lazio dan berlabuh ke San Siro. Tidak banyak pemain Spanyol yang membela AC Milan. Dalam sedekade terakhir, ada lima pemain Spanyol yang berkarier bersama AC Milan sebelum Mario Gila. Seperti apa performanya?

1. Gerard Deulofeu hanya 6 bulan berseragam AC Milan sebagai pemain pinjaman

AC Milan meminjam Gerard Deulofeu dari Everton pada Januari 2017. Kala itu, AC Milan membutuhkan penyegaran di lini serangan. Sementara, Deulofeu kurang mendapatkan menit bermain sehingga memutuskan pergi ke San Siro demi tampil reguler. 

Kiprahnya menjanjikan bersama AC Milan. Deulofeu diandalkan dalam 18 penampilan serta kontribusi 4 gol dan 3 assist. Kendati tak begitu tajam, performanya di atas lapangan membuat dirinya kembali dipanggil Timnas Spanyol kala itu. AC Milan tidak menebusnya permanen sebab Barcelona mengaktifkan klausul buy-back ke Everton pada musim panas 2017.

2. Samu Castillejo menjadi andalan sisi kanan penyerangan AC Milan selama 4 musim

Pada musim panas 2018, AC Milan mendatangkan Samu Castillejo dari Villarreal. Kala itu, ia direkrut untuk mengisi sisi kanan penyerangan. Kontribusinya memang tidak tajam dengan membuat 15 gol dan 11 assist dari 113 penampilan. Namun, kehadirannya penting bagi skuad.

Etos kerjanya ketika bermain membuatnya menjadi favorit para penggemar. Meski tidak terlalu produktif sebagai winger, kerja kerasnya di atas lapangan membuatnya bertahan di San Siro selama 4 musim hingga 2022. Ia turut membantu AC Milan juara Serie A Italia 2021/2022.

3. Pepe Reina sempat membela AC Milan dalam waktu singkat sebagai kiper pelapis

Pepe Reina berlabuh ke San Siro sebagai kiper penuh pengalaman. Namun, ia direkrut hanya sebagai pelapis dari Gianluigi Donnarumma yang menjadi kiper utama AC Milan. Kariernya tak lama dengan bertahan selama 1,5 tahun mulai 2018–2020.

Tercatat, Reina memainkan 13 pertandingan dengan membuat 3 clean sheet dan kemasukan 16 gol. Reina sempat dipinjamkan kepada Aston Villa pada Januari 2020. Ia kembali pada awal musim 2020/2021 dan bermain sekali. Setelah itu, ia tak diperpanjang kontraknya. 

4. Meski hanya semusim di San Siro, Alex Jimenez tampil apik di lini pertahanan

Alex Jimenez pernah membela AC Milan selama semusim pada 2024/2025. Kendati hanya setahun di San Siro, kontribusinya terbilang apik berkat fleksibilitasnya dalam permainan. Ia dapat bermain di sisi kiri maupun kanan dari lini belakang hingga penyerangan. 

Sosok yang serbabisa tersebut membuatnya diandalkan. Jimenez total dimainkan dalam 34 pertandingan dengan catatan 2 assist. Namun, ia merasa tidak puas dengan menit bermain yang diberikan. Pemain 21 tahun ini memilih pergi ke Bournemouth pada musim panas 2025.

5. Alvaro Morata hanya bertahan dI AC Milan selama 6 bulan

Pada musim panas 2024, AC Milan mendatangkan Alvaro Morata untuk menambah daya gedor lini serangan. Sosoknya yang sarat pengalaman membuat AC Milan memboyongnya dari Atletico Madrid. Ia datang dengan reputasi apik setelah mengemas 58 gol dan 14 assist dari 154 laga. Namun, ketajamannya ini gagal diteruskan ketika berseragam AC Milan. 

Morata hanya mampu bertahan San Siro selama 6 bulan. Pada paruh pertama 2024/2025, ia hanya membuat 6 gol dan 2 assist dari 25 laga. Minimnya kontribusi membuatnya dipinjamkan kepada Galatasaray pada Januari 2025. Setelah kembali pada musim panas 2025, ia dipinjamkan lagi kepada Como pada 2025/2026 dan dipermanenkan Como setahun setelahnya.

Dari sederet pemain Spanyol di atas, tidak semuanya menjadi andalan. Beberapa di antaranya bahkan kesulitan bermain reguler. Kini, Mario Gila punya kans membuktikan kemampuannya. Kualitasnya sudah teruji bersama Lazio. Namun, bukan berarti kariernya akan mudah di San Siro. Patut dinanti kiprahnya dengan AC Milan pada musim baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article