Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Pembelian Terakhir Manchester United dari Chelsea, Ada Andrey Santos
ilustrasi Old Trafford (pixabay.com/MulaMiszczu)
  • Manchester United resmi merekrut Andrey Santos dari Chelsea dengan nilai 48 juta pound dan kontrak lima tahun, menggantikan peran Casemiro yang hengkang serta Ugarte yang cedera.
  • Sejak 2014, Manchester United telah empat kali mendatangkan pemain dari Chelsea: Juan Mata, Nemanja Matic, Mason Mount, dan kini Andrey Santos.
  • Santos tampil impresif saat dipinjamkan ke Strasbourg dengan 11 gol dari 34 laga, membuatnya dipercaya masuk skuad utama Chelsea sebelum akhirnya direkrut Manchester United.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Manchester United resmi mendatangkan Andrey Santos pada bursa transfer musim panas 2026. Gelandang asal Brasil tersebut diboyong dengan harga 48 juta pound sterling atau sekitar Rp1,16 triliun. Santos mendapat kontrak selama lima musim hingga 2031.

Manchester United tak hanya sekali mendatangkan pemain dari Chelsea. Termasuk Santos, berikut empat pemain terakhir yang didatangkan Manchester United dari Chelsea per 16 Juli 2026.

1. Juan Mata menjadi salah satu pilar di lini tengah

Juan Mata didatangkan Manchester United dari Chelsea pada bursa transfer Januari 2014. The Red Devils memboyong gelandang asal Spanyol tersebut dengan mahar mencapai 37 juta pound sterling atau sekitar Rp896 miliar. Itu merupakan rekor pembelian termahal Manchester United saat itu.

Manchester United mendatangkan Mata berkat performa impresif selama 2,5 musim berkostum Chelsea. Mata mencatatkan 33 gol dari 133 pertandingan di semua kompetisi. Ia turut mengantar The Blues menjuarai Liga Champions Eropa dan Liga Europa.

Mata tampil solid di lini tengah Manchester United dengan memainkan 285 pertandingan dengan catatan 51 gol di semua kompetisi. Sayang, ia bergabung ketika Manchester United tengah terpuruk sehingga hanya mempersembahkan trofi Piala Liga Inggris dan Liga Europa. Mata meninggalkan Old Trafford pada 2022 menuju Galatasaray.

2. Nemanja Matic bereuni dengan Jose Mourinho di Manchester United

Nemanja Matic merupakan salah satu pilar di lini tengah Chelsea ketika menjuarai English Premier League (EPL) 2014/2015 dan 2016/2017. Performa Matic membuat Manchester United memboyongnya pada musim panas 2017. Pemain asal Serbia tersebut bereuni dengan Jose Mourinho yang juga melatihnya di Chelsea pada 2013--2015.

Performa Matic bersama Manchester United terbilang cukup solid sebagai gelandang jangkar. Ia membuat para gelandang kreatif seperti Paul Pogba tampil lebih leluasa. Sayang, Matic tak pernah meraih satu pun trofi selama lima musim berada di Old Trafford.

Matic hengkang pada 2022 setelah memainkan 189 pertandingan di semua kompetisi. Usia yang semakin menua membuatnya tak lagi selalu jadi pilihan utama. Matic meneruskan kariernya dengan membela AS Roma, Rennes, Lyon, dan Sassuolo.

3. Mason Mount berkutat dengan cedera selama membela Manchester United

Kepindahan Mason Mount ke Manchester United pada musim panas 2023 menjadi yang paling mengejutkan bagi pendukung Chelsea. Bagaimana tidak, Mount merupakan produk akademi Chelsea dan selalu menjadi pilihan utama di lini tengah sejak naik ke tim senior pada 2019. Mount diharapkan akan setia bersama The Blues hingga akhir kariernya.

Perjalanan Mount bersama Manchester United tak berjalan mulus. Ia tak banyak bermain karena kerap mengalami cedera. Mount baru memainkan 72 pertandingan dengan koleksi 7 gol di semua kompetisi selama 3 musim. Padahal, ia mencatatkan 195 pertandingan serta mengoleksi 33 gol selama 4 musim bersama Chelsea.

Mount sejatinya merupakan gelandang yang efektif jika tak cedera. Ia merupakan sosok pekerja keras yang juga bisa menjadi pemecah kebuntuan. Cukup disayangkan mengingat usianya masih 27 tahun yang merupakan usia emas bagi pesepak bola.

4. Andrey Santos diplot untuk mengisi sektor gelandang

Manchester United mendatangkan Andrey Santos dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026. Santos diboyong dengan harga 48 juta pound sterling atau sekitar Rp1,16 triliun. Michael Carrick membutuhkan gelandang tambahan setelah Casemiro hengkang dan Manuel Ugarte mengalami cedera.

Santos mulai mencuri perhatian ketika Chelsea meminjamkannya kepada Strasbourg pada 2024/2025. Ia tampil dalam 34 pertandingan dengan koleksi 11 gol di semua kompetisi. Ia bahkan beberapa kali dipercaya sebagai kapten tim. Performa apik tersebut membuatnya sukses menembus skuad utama Chelsea pada 2026/2027.

Sebagai gelandang bertahan, Santos memiliki keunggulan dalam duel bola bawah dan tekel. Selain itu, Santos juga memiliki kapabilitas untuk memulai serangan dari lini tengah. Usia Santos yang masih 22 tahun membuat potensinya masih bisa lebih tinggi lagi.

Manchester United telah mendatangkan empat pemain dari Chelsea sejak 2014. Lantas, apakah Andrey Santos bisa membuat lini tengah Manchester United semakin kuat? Kita lihat musim depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article