Meksiko mencetak sejarah sebagai negara yang paling sering menjadi tuan rumah Piala Dunia. Pada 2026 ini, mereka menyambut kedatangan tim-tim kuat untuk memperebutkan trofi bersama Amerika Serikat dan Kanada. Namun, keuntungan bermain di depan pendukung sendiri nyatanya belum pernah berbuah gelar juara bagi El Tricolor. Seperti apa pencapaian Meksiko ketika menjadi tuan rumah per 2026?
Pencapaian Meksiko sebagai Tuan Rumah Piala Dunia dalam 3 Edisi

1. Langkah meksiko terhenti di perempat final pada 1970
Meksiko harus puas meraih satu poin pada laga pertama fase grup Piala Dunia 1970. Laga pembuka menghadapi Uni Soviet berakhir tanpa gol. Barulah sang tuan rumah meraih poin penuh pada laga kedua. Skuad besutan Raul Cardenas tampil dominan hingga melibas El Salvador empat gol tanpa balas.
Kepastian untuk lolos ke perempat final didapat usai menang tipis 1-0 atas Belgia pada laga ketiga. Gustavo Pena mencetak satu-satunya gol pada laga itu dengan eksekusi dari titik penalti. Hasil dari tiga laga yang dilewati membuat Meksiko finis sebagai runner-up grup 1, di bawah Uni Soviet di puncak klasemen.
Sayangnya, El Tricolor tak mampu berbuat banyak ketika bertemu Italia pada perempat final. Mereka harus mengakui keunggulan telak Gli Azzurri 1-4. Italia berhasil melaju ke final dan kalah dari Brasil.
2. Langkah Meksiko dihentikan Jerman di perempat final edisi 1986
Meksiko memuncaki klasemen akhir grup B Piala Dunia 1986. Pada laga pertama, El Tricolor berhasil melibas Belgia 2-1. Sang tuan rumah sempat ditahan imbang 1-1 oleh Paraguay pada laga ketiga. Namun, tiga poin kembali menghampiri dengan mengalahkan Irak 1-0 pada laga ketiga.
Meksiko tampil meyakinkan pada babak 16 besar. Manuel Negrete membawa timnya unggul 1-0 pada babak pertama. Gol dari Raul Servin pada menit 60 lantas menutup kemenangan Meksiko.
Langkah Meksiko akhirnya terhenti pada perempat final. El Tricolor dipaksa bermain tanpa gol dengan Jerman meski unggul jumlah pemain sejak menit 65. Pada babak adu penalti, 2 dari 3 eksekutor Meksiko gagal menyelesaikan tugas. Di sisi lain, empat penendang Jerman berhasil menjebol gawang Meksiko.
3. Meksiko kalah 2-3 dari Inggris pada babak 16 besar edisi 2026
Duel antara Meksiko dan Afrika Selatan membuka Piala Dunia 2026. Di hadapan pendukung sendiri, El Tricolor menang 2-0. Hasil positif tuan rumah berlanjut pada dua laga berikutnya. Kemenangan 1-0 atas Korea Selatan dan 3-0 atas Ceko membuat Meksiko finis sebagai juara grup A.
Lini pertahanan Meksiko mempertahankan clean sheet pada babak 32 besar. Skuad besutan Javier Aguirre berhasil lolos ke fase berikutnya dengan kemenangan 2-0 atas Ekuador. Julian Quinones dan Raul Jimenez menjadi pencetak gol dalam hasil positif tersebut.
El Tricolor lantas mendapat perlawanan ketat dari Inggris pada babak 16 besar. Setelah kebobolan dua gol Jude Bellingham, Quinones memperkecil ketertinggalan untuk Meksiko. Harry Kane mencetak gol penalti pada menit 60 yang disusul dengan cara yang sama oleh Raul Jimenez 9 menit berikutnya. Keunggulan Inggris 3-2 lantas bertahan hingga akhir laga.
Meski telah tiga kali berstatus sebagai tuan rumah, Meksiko masih belum mampu memanfaatkan keuntungan bermain di depan pendukung sendiri untuk melangkah hingga partai puncak. Pencapaian terbaik El Tricolor sejauh ini tetap sebatas perempat final yang diraih pada 1970 dan 1986, sedangkan pada 2026 langkah mereka terhenti lebih awal pada babak 16 besar. Catatan tersebut menunjukkan bahwa dukungan suporter dan keuntungan kandang saja belum cukup untuk mengantarkan Meksiko meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah mereka.