4 Bek Belanda yang Direkrut Brighton & Hove Albion per 9 Juli 2026

- Pascal Struijk resmi bergabung ke Brighton & Hove Albion dari Leeds United musim panas 2026 dengan biaya 23,2 juta euro dan kontrak lima tahun hingga 2031.
- Mats Wieffer menjalani musim keduanya di Brighton sebagai bek kanan utama, tampil dalam 28 laga dengan kontribusi dua gol dan tiga assist meski sempat cedera.
- Joel Veltman mengakhiri enam tahun kariernya di Brighton pada 2026, sementara Jan Paul van Hecke pindah ke Tottenham Hotspur setelah tampil solid sejak 2022.
Demi memperkokoh dinding pertahanan, Pascal Struijk direkrut Brighton & Hove Albion dari Leeds United pada musim panas 2026. The Seagulls harus membayar tebusan kepada The Peacocks 23,2 juta euro (sekitar Rp475,5 miliar). Pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut diproyeksikan untuk menggantikan peran Jan Paul van Hecke yang melanjutkan karier di Tottenham Hotspur. Kedatangannya ke American Express Stadium ternyata menambah jumlah bek berkebangsaan Belanda yang pernah memperkuat klub asal East Sussex ini menjadi empat orang per 9 Juli 2026.
1. Pascal Struijk pindah dari Leeds United ke Brighton & Hove Albion pada musim panas 2026
Setelah kurang lebih berseragam Leeds United selama 8,5 tahun, Pascal Struijk mengambil kesempatan mengembangkan karier bersama Brighton & Hove Albion pada musim panas 2026. Kepindahan tersebut menghabiskan biaya 23,2 juta euro (sekitar Rp475,5 miliar) dan disodori kontrak jangka panjang 5 tahun yang rencananya berlangsung sampai 2031. Dia berpeluang memperkaya rotasi The Seagulls karena memiliki pengalaman dalam mengisi tugas bek tengah, bek kiri, atau gelandang bertahan.
Sebelum pergi ke East Sussex, Struijk sendiri didatangkan Leeds United dari akademi Ajax Amsterdam pada musim dingin 2018. Pemain kelahiran Deurne, Belgia tersebut kemudian melanjutkan pendidik bersama akademi The Seagulls. Kerja kerasnya membuahkan hasil, dirinya dianggap telah siap sehingga dipromosikan ke skuad senior pada musim dingin 2020.
Struijk perlahan memberikan pengaruh penting di posisi bek tengah Leeds United. Dirinya juga pernah dirotasi ke gelandang bertahan dan bek kiri. Pemain berkebangsaan Belanda ini dibekali ketenangan saat menguasai bola sehingga membantu membangun serangan dari belakang, tidak ragu terlibat duel karena kekuatan fisik, mampu memutus jalur umpan lawan berkat kemampuan membaca permainan. Dengan tinggi 190 cm, diandalkan dalam pertarungan udara. Tak selalu mulus, kinerjanya sempat terganggu cedera pangkal paha. Dia tercatat menyumbang 14 gol dan 2 assist dari total 196 pertandingan di berbagai ajang.
2. Mats Wieffer memperkaya rotasi area belakang dan tengah
Melakoni musim kedua bersama Brighton & Hove Albion, Mats Wieffer sering diplot sebagai bek kanan utama pada English Premier League (EPL) 2025/2026. Dirinya juga beberapa kali dirotasi oleh Fabian Huerzeler ke gelandang bertahan. Pemain kelahiran Borne ini memiliki kemampuan membaca permainan untuk mengantisipasi ancaman, tidak ragu melakukan kontak fisik demi mengamankan area, dan ikut membangun serangan dari belakang. Saat maju, kehadirannya berguna menawarkan opsi umpan bagi rekan. Namun, performanya sempat terganggu cedera jari kaki dan lutut sehingga absen beberapa pertandingan. Dia dipasang dalam 26 pertandingan dengan menyumbang 2 gol dan 3 assist. Di berbagai ajang, merumput 28 kali dengan mengemas 2 gol dan 3 assist bersama The Seagulls.
Brighton & Hove Albion memboyong Wieffer dari Feyenoord Rotterdam setelah membayar 32 juta euro (sekitar Rp657,6 miliar) pada musim panas 2024. Dia menandatangani kontrak panjang 5 tahun yang rencananya sampai 2029. Pemain bertinggi 189 cm ini ternyata lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan. Selain itu, sempat absen cukup lama karena cedera. Meski begitu, dirinya pernah diplot sebagai bek kanan, gelandang tengah, atau gelandang bertahan tergantung taktik. Sejauh ini, ia mengumpulkan 3 gol dan 8 assist dari 56 pertandingan di berbagai kompetisi.
3. Joel Veltman berseragam Brighton & Hove Albion kurang lebih selama 6 tahun
Setelah memperkuat Ajax Amsterdam, Joel Veltman berlabuh ke Inggris demi berseragam Brighton & Hove Albion pada musim panas 2020. Dia didatangkan dengan biaya 1 juta euro (sekitar Rp20,5 miliar). Ini menjadi pengalaman pertamanya mengembangkan potensi di luar Belanda. Pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut diboyong The Seagulls lantaran mempunyai pengalaman dalam mengawal jantung pertahanan.
Veltman sendiri bisa mendapat menit bermain lantaran sering menghuni starter Brighton & Hove Albion. Selain bek kanan, dia pernah dirotasi ke bek tengah, bek kiri, atau gelandang kanan sesuai kebutuhan. Pemain kelahiran Velsen tersebut ikut berkontribusi membangun serangan dari belakang, membaca permainan untuk mengantisipasi ancaman lawan, berani terlibat kontak fisik demi mengamankan area. Selain itu, kehadirannya menjaga koordinasi jantung pertahanan The Seagulls. Tak selalu lancar, sumbangsihnya sempat terkendala berbagai cedera.
Seiring berjalannya waktu, Veltman lebih sering bertugas sebagai pelapis dalam skema taktik Brighton & Hove Albion. Ini terjadi karena ketatnya persaingan di posisi bek. Pemain bertinggi 184 cm tersebut mengemas 5 gol dan 7 assist dari total 191 pertandingan (13.325 menit) di berbagai ajang. Setelah kurang lebih 6 tahun berseragam The Seagulls, dirinya dilepas gratis pada musim panas 2026.
4. Jan Paul van Hecke sempat diandalkan di posisi bek tengah
Dengan 6,5 juta euro (sekitar Rp133,6 miliar), Jan Paul van Hecke diboyong Brighton & Hove Albion dari NAC Breda pada musim panas 2020. Ini menjadi pengalaman pertama dalam kariernya untuk merasakan atmosfer sepak bola Inggris. Tak langsung masuk skema taktik The Seagulls, pemain yang kini berusia 26 tahun ini terlebih dahulu menjalani peminjaman kepada SC Heerenveen dan Blackburn Rovers. Ini penting untuk membuatnya memperoleh jam terbang.
Van Hecke sendiri baru membela Brighton & Hove Albion pada musim panas 2022. Dirinya perlahan bisa memperdalam kekuatan sehingga dipasang sejak menit pertama sebagai bek tengah. Pemain kelahiran Arnemuiden tersebut juga pernah beberapa kali digeser ke gelandang bertahan. Dia ikut membantu membangun serangan dari sektor pertahanan, sanggup memotong jalur umpan lawan berkat kemampuan membaca permainan, dan diandalkan ketika pertarungan udara. Ia mencetak 4 gol dan 6 assist dari 131 pertandingan (10.788 menit) di berbagai ajang. Pada musim panas 2026, setuju memulai tantangan baru bersama Tottenham Hotspur.
Keempat bek berkebangsaan Belanda di atas pernah direkrut oleh Brighton & Hove Albion. Struijk akan bahu-membahu dengan Wieffer dalam mengawal tembok pertahanan The Seagulls. Sementara, Veltman sedang berstatus tanpa klub setelah kontraknya berakhir dan Van Hecke menjemput kemungkinan lain bersama Tottenham Hotspur pada musim panas 2026.















