Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Pencetak Gol Termuda di Serie A 2025/2026, Ada Robinio Vaz
ilustrasi gol dalam sepak bola (pixabay.com/ChaosSoccerGear)
  • Francesco Camarda dari Lecce jadi pencetak gol termuda Serie A 2025/2026 di usia 17 tahun, mencatat rekor meski sempat absen karena cedera.
  • Robinio Vaz langsung mencuri perhatian bersama AS Roma setelah transfer dari Marseille, dengan satu gol penentu kemenangan atas Lecce di pekan ke-30.
  • Lima pemain muda seperti Camarda, Ekhator, Vaz, Lorran, dan Mendy menunjukkan keberanian klub Serie A memberi ruang bagi talenta remaja untuk berkembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Klub-klub Serie A Italia tak hanya memainkan pemain-pemain berpengalaman sepanjang musim 2025/2026. Sederet nama remaja juga turut merasakan persaingan ketat di kasta teratas Negeri Pizza. Lima pemain berikut layak mendapat sorotan lebih dengan berada di puncak daftar pencetak gol termuda. Salah satunya ialah Robinio Vaz yang mencetak gol kemenangan AS Roma saat bertemu Lecce.

1. Francesco Camarda (17 tahun 6 bulan 18 hari) bikin satu gol untuk Lecce

Francesco Camarda, striker berpaspor Italia, menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Serie A 2025/2026. Momen itu terjadi saat ia bermain selama 23 menit untuk Lecce dalam duel kontra Bologna pada pekan 5, ketika berusia 17 tahun 6 bulan 18 hari. Golnya menghindarkan Lecce dari kekalahan sebagai tim tuan rumah.

Sepanjang musim ini, Camarda bermain dalam 21 laga sebagai pemain pinjaman. Lecce merekrutnya dari AC Milan hingga penghujung musim. Terlepas dari rekor yang diciptakan, Camarda melewati musim yang tak mudah dengan absen selama beberapa pekan karena cedera.

2. Jeff Ekhator (18 tahun 10 bulan 24 hari) mencetak tiga gol sepanjang musim

Jeff Ekhator masuk daftar ini berkat gol pertama dari total tiga gol sepanjang musim ini. Pemain Genoa itu membobol gawang Napoli pada pekan 6. Sayangnya, kontribusi Ekhator yang saat itu berusia 18 tahun 10 bulan 24 hari berakhir dengan kekalahan 1-2.

Pada musim ini, striker Italia tersebut tengah menjalani musim kedua di skuad utama Genoa. Setelah gol pertama dan kedua yang berakhir dengan kekalahan, hasil berbeda didapat Genoa dengan gol ketiganya. Sebuah gol dari Ekhator berbuah kemenangan atas Pisa pada pekan 32.

3. Gol Robinio Vaz (19 tahun 1 bulan 5 hari) berbuah kemenangan bagi AS Roma

Robinio Vaz baru datang ke Serie A pada pertengahan musim. Dengan biaya transfer yang tak murah dari Marseille, ia langsung menjadi opsi penting di lini serang AS Roma. Pelatih memainkannya selama 205 menit dalam 12 laga dengan kontribusi 1 gol.

Menariknya, satu-satunya gol itu menjadi penentu kemenangan I Giallorossi dalam sebuah laga. Ia mencetak gol tunggal dalam kemenangan 1-0 atas Lecce pada pekan 30. Dalam duel itu, ia beruzia 19 tahun 1 bulan 5 hari.

4. Lorran bobol gawang Napoli saat berusia saat berusia 19 tahun 2 bulan 18 hari

Lorran mendapat kesempatan emas dengan bermain sebagai pinjaman di Pisa dari klub Brasil, Flamengo, sepanjang musim 2025/2026. Kesepakatan itu disertai kewajiban menebus secara permanen jika syarat tertentu terpenuhi. Dengan kesempatan bermain dalam 9 laga, Lorran mengemas 1 gol.

Menariknya, satu-satunya gol tersebut tercipta pada laga debut. Ia menjebol gawang Napoli pada menit 90 di pekan 2, saat berusia 19 tahun 2 bulan 18 hari. Sayangnya, Lorran dan rekan setimnya menutup laga dengan kekalahan 2-3.

5. Gol Paul Mendy (19 tahun 3 bulan 14 hari) tercipta pada menit pertama

Paul Mendy memulai musim dengan menjadi bagian dari tim junior Cagliari. Namun, manajemen memutuskan untuk mengorbitkannya ke tim senior pada Maret 2026. Striker asal Senegal tersebut lantas mengakhiri musim dengan mencetak 2 gol dari 9 penampilan.

Dua gol tersebut tercipta dalam duel kontra Atalanta pada pekan 34, saat Mendy berusia 19 tahun 3 bulan 14 hari. Menariknya, ia mencetak dua gol cepat pada menit 1 dan 8. Cagliari menutup laga dengan kemenangan 3-2. 

Kehadiran para pemain muda tersebut menjadi bukti bahwa klub-klub Serie A mulai berani memberi ruang bagi talenta remaja untuk berkembang di level tertinggi. Meski belum semuanya tampil konsisten, kemampuan mereka mencetak gol di usia muda menunjukkan potensi besar untuk menjadi bintang masa depan. Jika terus mendapat menit bermain dan berkembang dengan baik, bukan tak mungkin nama-nama seperti Francesco Camarda hingga Robinio Vaz akan menjadi andalan klub masing-masing dalam beberapa musim mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article