Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pengalaman Jay Idzes Rutin Lawan Penyerang Tangguh di Serie A
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, usai berkunjung ke kediaman Presiden Prabowo Subianto (IDN Times / M Ilman Nafi'an)
  • Jay Idzes menceritakan pengalamannya menghadapi banyak penyerang tangguh di Serie A, termasuk saat masih bermain untuk Venezia hingga kini bersama Sassuolo.
  • Ia pernah berduel langsung dengan nama besar seperti Moise Kean, Romelu Lukaku, dan Lautaro Martinez yang memberinya banyak pelajaran penting di lapangan.
  • Menurut Jay, atmosfer kompetitif Serie A dengan pemain-pemain top membuatnya berkembang pesat dan terus belajar meningkatkan kualitas permainan pribadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bek yang tangguh adalah mereka yang sudah ditempa melawan penyerang-penyerang tangguh. Hal itulah yang dialami pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes, di Serie A.

Bermain di Serie A, baik bersama Venezia maupun kini bersama Sassuolo, mengharuskan Jay untuk bertemu penyerang-penyerang tangguh. Hal itu ternyata jadi pembelajaran tersendiri baginya.

1. Banyak penyerang tangguh di Serie A

Dalam wawancara yang disiarkan YouTube Serie A, Jay mengaku banyak berjumpa penyerang tangguh di Serie A. Salah satu yang pernah dia hadapi adalah Moise Kean.

"Di tahun pertama saya di Serie A, saya ingat main tandang ke markas Fiorentina, lalu berhadapan dengan Moise Kean. Dia sangat kuat, dan juga sangat bagus," ujar Jay.

2. Jumpa juga jengan Romeelu Lukaku dan Lautaro Martinez

Selain Kean, main di Serie A juga membuat Jay berjumpa Romelu Lukaku yang kini berseragam Napoli, serta Lautaro Martinez penyerang andal Inter MIlan. Jumpa nama-nama ini bikin dia banyak belajar.

"Suatu pekan, saya harus jumpa nama macam Romelu Lukaku, kemudian di pekan selanjutnya, saya jumpa Lautaro Martinez. Sungguh dua nama berbeda, dan jumpa dengan mereka membuat saya belajar banyak," kata Jay.

3. Serie A bikin Jay belajar

Ini jadi musim kedua Jay di Serie A, setelah musim lalu mentas bersama Venezia di kompetisi serupa. Jay mengaku, banyak hal yang dia pelajari secara pribadi dengan main di kompetisi ini.

"Bagi saya, Serie A itu berisikan banyak tim berkualitas. Banyak pemain top di sini, dan melawan nama-ama macam itu, dengan level permainan yang tinggi, membuat saya juga belajar," ujar Jay Idzes.

Editorial Team