5 Penjualan Termahal Frankfurt per 4 Agustus 2026, Ada Nathaniel Brown

- Randal Kolo Muani dan Hugo Ekitike menjadi penjualan termahal Eintracht Frankfurt, masing-masing senilai 95 juta euro ke PSG pada 2023 dan Liverpool pada 2025.
- Omar Marmoush dijual ke Manchester City seharga 75 juta euro pada Januari 2025, sementara Luka Jovic pindah ke Real Madrid pada 2019 dengan nilai 63 juta euro.
- Nathaniel Brown masuk lima besar setelah Bayern Munich membayar 50 juta euro pada musim panas 2026; selama dua tahun di Frankfurt, ia mencatat 7 gol dan 13 assist dari 75 laga.
Eintracht Frankfurt melepas Nathaniel Brown pada musim panas 2026. Kendati kehilangan pemain andalan, Frankfurt menerima dana segar 50 juta euro atau Rp1,03 triliun. Bayern Munich rela menebusnya dengan mahal berkat potensinya sebagai bek muda. Per 4 Agustus 2026, nilai transfer ini membuat Brown menjadi salah satu penjualan termahal Frankfurt.
1. Randal Kolo Muani masih memegang rekor setelah dibeli PSG senilai 95 juta euro
Randal Kolo Muani merupakan salah satu pemain dengan rekor penjualan termahal Frankfurt. Pada musim panas 2023, klub melepasnya ke Paris Saint-Germain (PSG) seharga 95 juta euro (Rp1,97 triliun). Sang pemain pulang ke Prancis setelah hanya semusim di Frankfurt. PSG kepincut berkat performa ciamiknya melalui 23 gol dan 17 assist dari 45 laga pada 2022/2023.
Musim debutnya pada 2023/2024 terbilang menjanjikan. Kolo Muani mengemas 9 gol dan 6 assist dari 40 laga. Namun, statistik ini tidak sepadan dengan harganya. Sempat diberi kesempatan pada paruh pertama 2024/2025, Kolo Muani gagal hingga dipinjamkan kepada Juventus hingga akhir musim. Pada 2025/2026, ia dilepas lagi kepada Tottenham Hotspur sebagai pemain pinjaman. Pada musim panas 2026, ia kembali dan dijual ke Juventus.
2. Liverpool menebus Hugo Ekitike juga dengan biaya 95 juta euro
Pada musim panas 2025, Frankfurt kembali melepas pemain andalannya dengan harga 95 juta euro (Rp1,97 triliun). Kali ini, Frankfurt berhasil menjual Hugo Ekitike kepada Liverpool. Konsistensinya selama 1,5 tahun membuatnya dilirik klub raksasa Inggris ini.
Sayangnya, striker 24 tahun ini mengalami robek tendon Achilles di ankle kaki kanannya pada April 2026. Cedera ini membuat musimnya berakhir sekaligus memupus mimpinya membela Timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Meski begitu, performanya menjanjikan sebelum cedera. Ia produktif dengan 17 gol dan 6 assist dari 46 laga dan menjadi top skor klub pada 2025/2026.
3. Omar Marmoush berlabuh ke Manchester City setelah dibeli 75 juta euro
Pada Januari 2025. Manchester City membeli Omar Marmoush dari Frankfurt. Tak kurang dari 75 juta euro (Rp1,56 triliun) dibayarkan untuk memuluskan kepindahannya ke Etihad Stadium. Sosoknya yang versatile membuat Manchester City rela menebusnya dengan mahal pada tengah musim. Maklum saja, ia mengemas 20 gol dan 14 assist dari 26 penampilan.
Dengan performa tersebut, tak mengherankan Manchester City menggelontorkan dana besar. Kiprah apiknya juga mampu diteruskan melalui 8 gol dan 3 assist dari 28 laga pada paruh kedua 2024/2025. Musim penuh perdananya pada 2025/2026, kontribusinya cenderung stagnan. Ia hanya membuat 8 gol dan 3 assist dari 36 penampilan di berbagai ajang.
4. Luka Jovic sempat memegang rekor setelah ditebus Real Madrid seharga 63 juta euro
Luka Jovic cukup lama memegang rekor sebelum dipecahkan Randal Kolo Muani. Pada musim panas 2019, Frankfurt mendapatkan guyuran dana 63 juta euro (Rp1,31 triliun) dari Real Madrid. Klub Ibu Kota Spanyol ini tergoda setelah performa apik sang pemain pada 2018/2019.
Sejatinya, Jovic berstatus pinjaman dari Benfica pada musim tersebut. Ia impresif dengan mengemas 27 gol dan 7 assist dari 48 laga. Frankfurt lalu memermanenkannya seharga 22,34 juta euro (Rp465 miliar). Hanya berselang sehari setelah ditebus, Real Madrid datang untuk meminangnya. Kepindahan ini pun membuat Frankfurt mendapatkan keuntungan besar.
Sayangnya, Jovic tak seperti yang diharapkan. Ia hanya bertahan 1,5 tahun di Real Madrid. Dibeli dengan mahal, kontribusinya hanya 2 gol dan 2 assist dari 32 laga. Ia sempat dipinjamkan kepada Frankfurt pada Januari 2021. Musim 2021/2022, ia kembali diberi kesempatan. Namun, ia tetap gagal unjuk gigi. Real Madrid lalu melepasnya pada 2022.
5. Nathaniel Brown masuk rekor setelah Bayern Munich membelinya 50 juta euro
Frankfurt kembali melakukan bisnis dengan baik pada musim panas 2026. Nathaniel Brown resmi dilepas setelah Bayern Munich datang meminangnya dengan biaya transfer 50 juta euro (Rp1,04 triliun). Sosoknya sebagai pemain serbabisa membuat Bayern Munich kepincut. Selama 2 tahun di Frankfurt, ia diandalkan dalam 75 laga dengan 7 gol dan 13 assist.
Berkat produktivitas tersebut, Bayern Munich mengeluarkan dana besar meski usianya baru 21 tahun. Sebab, Brown tidak hanya andal ketika diplot sebagai bek kiri. Ia bisa berperan menjadi gelandang kiri hingga winger kiri. Fleksibilitasnya ini yang membuat Bayern Munich membayar dengan harga tinggi. Usia yang masih muda membuat potensinya masih bisa dimaksimalkan.
Dari sederet pemain yang dijual mahal Frankfurt, tidak semuanya tampil apik bersama klub baru. Meski kehilangan pemain andalan, klub bisa mendapatkan dana segar lagi untuk membangun ulang skuad. Kini, patut dinanti kiprah Nathaniel Brown bersama Bayern Munich.
















