Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perjalanan Crystal Palace Mencapai Final UECL 2025/2026
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/vb7)
  • Crystal Palace memulai debutnya di kompetisi Eropa dengan menyingkirkan Fredrikstad lewat agregat 1-0 setelah sebelumnya gagal tampil di Liga Europa karena konflik kepemilikan klub.
  • Performa Palace di fase liga UECL 2025/2026 cukup beragam, finis peringkat sepuluh dan harus melalui play-off sebelum akhirnya melaju ke babak gugur.
  • The Eagles menembus final usai menyingkirkan Zrinjski Mostar, AEK Larnaca, Fiorentina, dan Shakhtar Donetsk, termasuk mencetak gol tercepat UECL lewat aksi Ismaila Sarr.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah mengangkat trofi mayor pertamanya dengan memenangkan Piala FA 2024/2025, Crystal Palace kembali berpeluang meraih gelar juara pada 2025/2026. Sebab, mereka berhasil mencapai final Liga Konferensi Eropa (UECL). Padahal, ini merupakan musim debut The Eagles tampil di kompetisi level kontinen. Lantas, seperti apa perjalanan mereka hingga bisa menembus final?

1. Crystal Palace menang 1-0 atas Fredrikstad pada kualifikasi

Crystal Palace seharusnya bermain di Liga Europa pada 2025/2026 berkat kemenangan pada final Piala FA 2024/2025. Namun, UEFA mencoret mereka akibat kehadiran Olympique Lyon yang saat itu sama-sama dimiliki John Textor. Palace pun akhirnya bertukar posisi dengan Nottingham Forest.

Tim asuhan Oliver Glasner lantas mengawali pertualangannya di UECL 2025/2026 dari fase kualifikasi. Mereka menang tipis saja dengan agregat 1-0 atas Fredrikstad. Gol tunggal dibuat Jean-Philippe Mateta ketika bermain di kandang pada leg pertama.

2. Crystal Palace menang 3 kali, kalah 2 kali, dan imbang 1 kali pada fase liga

Crystal Palace melewati fase liga Liga Konferensi Eropa 2025/2026 dengan hasil beragam. Mereka hanya menang 3 kali dari 6 pertandingan. Palace mengalahkan Dynamo Kyiv (2-0), AZ Alkmaar (3-1), dan Shelbourne (3-0).

Sisanya, Palace kalah dari AEK Larnaca (0-1) dan Strasbourg (1-2) serta imbang dengan KuPS (2-2). Palace pun berakhir di peringkat sepuluh. Itu membuat mereka harus menjalani play-off untuk mencapai 16 besar.

3. Crystal Palace mengalahkan Zrinjski Mostar dengan agrega 3-1 pada play-off

Crystal Palace berhadapan dengan Zrinjski Mostar pada play-off 16 besar Liga Konferensi Eropa 2025/2026. Mereka bermain sebagai tamu lebih dulu pada leg pertama. Palace mampu membawa pulang hasil imbang 1-1 dari Stadion pod Bijelim Brijegom, Bosnia dan Herzegovina. Ismaila Sarr bahkan sempat membawa Palace memimpin sebelum Karlo Abramovic menyamakan kedudukan.

Palace kemudian menang 2-0 di kandang pada leg kedua. Maxence Lacroix mencetak gol pembuka usai menanduk crossing dari Adam Wharton pada menit 36. Evan Guessand lantas menutup papan skor pada menit 90+3. Ia menyelesaikan umpan dari Brennan Johnson yang baru mulai bermain pada menit 74 setelah menggantikan Jorgen Strand Larsen.

4. Crystal Palace lolos dari 16 besar lewat babak tambahan

Setelah sempat bertemu pada fase liga, Crystal Palace kembali berjumpa AEK Larnaca pada 16 besar Liga Konferensi Eropa 2025/2026. Palace berhasil merebut tiket perempat final. Namun, mereka meraihnya dengan melewati babak tambahan.

Kedua tim imbang tanpa gol pada leg pertama. Palace lantas menang 2-1 di kandang pada leg kedua. Ismaila Sarr memecah kebuntuan pada menit 13 dan Enric Saborit menyamakan kedudukan pada menit 63. Sarr memastikan kemenangan Palace pada menit 99.

5. Crystal Palace menyingkirkan Fiorentina dengan agregat 4-2 pada perempat final

Crystal Palace mendapat ujian berat dari Fiorentina pada perempat final Liga Konferensi Eropa 2025/2026. Sebab, tim dari Italia itu merupakan semifinalis edisi musim sebelumnya. Namun, Palace berhasil keluar sebagai pemenang.

Mereka mampu memaksimalkan laga kandang dengan kemenangan 3-0. Gol dicetak Jean-Philippe Mateta (24’), Tyrick Mitchell (31’), dan Ismaila Sarr (90’). Kekalahan 1-2 saat bermain tandang pada leg kedua pun tidak berpengaruh.

6. Crystal Palace membungkam Shakhtar Donetsk dengan agregat 5-2 pada semifinal

Crystal Palace mencapai final Liga Konferensi Eropa 2025/2026 dengan meyakinkan. Mereka mengalahkan Shakhtar Donetsk pada semifinal dengan agregat 5-2. Salah satu gol Palace bahkan memecahkan rekor.

Ismaila Sarr mencetak gol ketika laga leg pertama baru berjalan 21 detik. Ini menjadi gol tercepat di UECL. Palace menutup laga dengan kemenangan 3-1. Palace kemudian menang 2-1 saat bermain di kandang pada leg kedua.

Crystal Palace akan memainkan final Liga Konferensi Eropa 2025/2026 dengan melawan Rayo Vallecano di Red Bull Arena Leipzig, Jerman, pada 27 Mei 2026. Mampukah mereka meraih trofi mayor keduanya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team