Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penampakan Jakarta International Stadium yang dipakai untuk IYC 2021.
Penampakan Jakarta International Stadium yang dipakai untuk IYC 2021. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Intinya sih...

  • Persija masih menghitung dana untuk kelola JIS

  • Manajemen Persija ingin mengelola JIS tanpa merugikan negara

  • Persija berharap diutamakan main di JIS

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, membuka potensi manajemen 'Macan Kemayoran' mengelola Jakarta International Stadium (JIS). Sampai kini, proses menuju hal tersebut masih berjalan.

"Sampai hari ini kita masih berproses begitu ya (mengelola JIS), tetapi balik lagi bahwa walaupun BUMD (PT Jakpro), tapi harus ada keputusan dari Pemprov Jakarta, jadi kami masih menunggu," ujar Prapanca kepada awak media.

1. Hitung-hitungan masih terus dilakukan Persija

Persija Jakarta menang atas PSS Sleman dengan skor 3-1 dalam pertandingan Liga 1 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (21/12/2024). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Prapanca mengungkapkan, sampai kini hitung-hitungan dana soal pengelolaan JIS masih dilakukan mannajemen Persija. Sebab, untuk mengelola aset macam JIS, tentu membutuhkan dana tidak sedikit.

"Intinya semua tergantung Pemprov Jakarta, tetapi untuk berapa lama, tentu untuk mengelola itu (JIS) bukan soal uang kecil ya, harus banyak yang kami pikirkan," ujar Prapanca.

2. Agar tak jadi kerugian bagi negara dan pemerintah

Perkenalan para pemain Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (IDN Times / Tino Satrio)

Prapanca mengungkapkan, manajemen Persija tak ingin pengelolaan JIS ini nantinya jadi mudharat bagi mereka. Misal, ketika Persija mengelola JIS, justru jadi potensi kerugian bagi negara dan pemerintah.

"Kita juga harus memikirkan saat kita mengelola ini tidak menjadi satu potensi kerugian negara, potensi kerusakan instalasi pemerintah. Jadi kita harus benar-benar menjaga, harus memigitasi, makanya harus hati-hati," ujar Prapanca.

3. Berharap Persija diutamakan main di JIS

Peresmian jersey baru Persija untuk musim kompetisi 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), pada Sabtu (26/7). (dok. Pemprov DKI Jakarta)

Saat ini, Persija kembali dalam kondisi sulit untuk main di JIS. Mereka jadi tim musafir lagi, lantaran kondisi JIS masih tidak memungkinkan untuk digelarnya laga sepak bola. Prapanca pun ingin, Persija diutamakan lagi main di JIS.

"Pak Gubernur (Pramono Anung) pasti atensi berat untuk mendukung para pecinta sepak bola Jakarta, terutama The Jakmania, dan ke depan mungkin beliau akan mengutamakan laga sepak bola ketimbang konser (di JIS)," kata Prapanca.

Editorial Team