Souza Pasang Badan Usai Label Emosional Hampiri Anak Asuhnya di Persija

- Pelatih Persija membela Allano Lima yang dicap emosional oleh fans, menyatakan bahwa pemain tersebut sudah memberikan segalanya di lapangan.
- Pelatih Mauricio Souza mengaku sudah lama mengenal karakter Allano dan menegaskan bahwa pemain tersebut bukanlah sosok emosional.
- Souza mengajak fans untuk memuji dedikasi Allano yang telah mencetak lima gol dan tiga assist dari 11 laga bersama Persija musim ini.
Jakarta, IDN Times - Allano Lima sejatinya jadi salah satu pencetak gol Persija Jakarta dalam laga lawan PSIM Yogyakarta, Jumat (28/11/2025) malam WIB. Namun, dia masih memiliki stigma negatif di kalangan suporter.
Dalam laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) itu, Allano menorehkan satu dari dua gol kemenangan Persija atas PSIM. Meski sudah berkontribusi, suporter tetap menyebut pemain asal Brasil itu sebagai seorang yang emosional.
1. Souza pasang badan buat Allano

Pelatih Persija, Mauricio Souza, pasang badan atas label yang melekat kepada Allano. Menurutnya, Allano sudah memberikan segalanya di atas lapangan, entah saat kondisi tim baik atau buruk.
"Saya tidak setuju kalau dia dibilang emosional. Dia sudah berusaha untuk menang. Kalau di lapangan, dia memberikan segalanya," ujar Souza dalam sesi jumpa pers pasca laga, Jumat (28/11/2025).
2. Sudah kenal Allano sejak lama

Souza mengaku, sudah paham karakter Allano karena sudah saling mengenal selama 18 tahun. Bagi Souza, Allano bukan pemain yang emosional, tapi cenderung berani.
"Saya sudah kenal Alan sejak lama, 18 tahun. Saya tidak berpikir dia punya emosi tinggi. Dia pemain yang berani jadi mau menghadapi siapa pun," kata Souza.
3. Mengajak fans memuji dedikasi Allano

Lebih lanjut, Souza mengajak suporter untuk memuji dedikasi dari Allano buat Persija sejauh ini. Total, dia sudah mencetak lima gol dan tiga assist dari 11 laga yang dilakoni bersama Persija musim ini.
"Allano Lima datang ke Persija, dan langsung menunjukkan dedikasinya, termasuk dalam laga lawan PSIM. Dia selalu berusaha fokus di lapangan, meski kerap kena hantam lawan," kata Souza.

















