HUT ke-97 Persija Cetak Rekor Penonton di Super League

- Persija Jakarta mencetak rekor penonton di Super League 2025/26 dengan 56.150 penonton hadir dalam laga melawan PSIM Yogyakarta.
- Koreografi menarik Jakmania, termasuk karya seni berbentuk macan dan Presiden pertama RI, Sukarno, diapit oleh pendekar legendaris Jakarta, Si Pitung.
- Suporter PSIM bersikap santun dan hangat, serta menjalin silaturahmi dengan The Jakmania setelah dua dekade terputus.
Jakarta, IDN Times - Hari Ulang Tahun ke-97 Persija Jakarta yang jatuh pada Jumat (28/11/2025) mencatatkan rekor penonton di Super League 2025/26. Sejauh ini, duel melawan PSIM Yogyakarta itu merupakan terbanyak yang dihadiri penonton secara langsung.
Tercatat, seperti dilansir akun instagram resmi Persija, ada 56.150 penonton hadir dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut. Duel itu, bahkan menciptakan atmosfer luar biasa dengan berbagai koreografi menarik.
1. Koreografi fantastis jadi warna tersendiri

Kelompok suporter Persija, Jakmania, menciptakan koreografi dengan membentangkan sebuah karya seni berbentuk macan. Dalam koreografi tersebut, sang macan menggenggam 11 trofi yang pernah diraih Persija sejak era Perserikatan hingga Super League.
Ada juga koreografi dengan bentuk Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno, diapit oleh pendekar legendaris Jakarta, Si Pitung. Di bawahnya, terpampang tulisan 'Until Our Last Breath' atau yang berarti sampai titik darah penghabisan.
2. Suasana hangat dengan suporter PSIM

Tak sampai di situ, Jakmania juga memberikan apresiasi usai Persija menang dengan skor 2-0. Mereka menyalakan suar dan kembang api dari tribune demi merayakan HUT ke-97 Persija.
Suasana ini juga menular ke suporter PSIM yang hadir. Meski jadi lawan, suporter PSIM justru bersikap santun dan begitu hangat. Mereka malah bercanda dengan sejumlah suporter Persija sebelum laga.
"Mas, hari ini macannya jadi kucing ya," ucap salah seorang suporter PSIM.
"Hahaha, oke oke mas, enjoy Jakarta ya," balas The Jakmania.
3. Silaturahmi yang kembali terjalin

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, mengaku senang menyambut hadirnya suporter PSIM di SUGBK. Selain bertemu saudara lama, ada sebuah silaturahmi yang terjalin lagi, usai terputus selama dua dekade lamanya.
"Akhirnya setelah sekian belas tahun Jakmania tidak bertemu dengan suporter dari Yogyakarta, sekarang bisa ketemu lagi, menjalin silaturahmi lagi, merayakan bersama lagi," ujar Diky.


















