Jakarta, IDN Times - Kesempurnaan Madura United di Super League musim 2026/27 terhenti. Langkah mulus mereka tercoreng saat melawat ke markas Persik Kediri, Jumat (9/10/2026) sore WIB.
Tampil di Stadion Brawijaya, Macan Putih (julukan Persik) memang tampil dominan sejak wasit meniup peluit kick-off. Mereka mencatat 67 persen penguasaan bola, dengan skema serangan yang efektif.
Eduardo Barbosa menjadi momok bagi barisan pertahanan Madura United yang digalang Mendonca dan kawan-kawannya. Barbosa bahkan hanya butuh sembilan menit untuk membawa Persik unggul.
Pergerakan Barbosa baik dengan atau tanpa bolanya sering menghadirkan cela di lini belakang Laskar Sape Kerrab (julukan Madura United). Pada menit 25, Barbosa kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Kondisi Madura United kian sulit setelah dipaksa bermain dengan 10 orang sejak menit 44, akibat Dimitar Mitkov mendapat kartu merah. Beruntung, mereka berhasil menggagalkan tuan rumah untuk menambah keunggulan hingga jeda babak.
Pada paruh kedua, Persik yang unggul jumlah pemain kian agresif dan mendominasi. Hanya saja, serangan yang digalakkan tim asuhan Marcos Reina itu kurang efektif.
Mereka sering kehilangan di sepertiga akhir lapangan. Pun, ketika mendapat peluang emas, penyelesaian akhirnya kurang klinis. Alhasil, mereka hanya mampu menang dengan skor 2-0.
Ini kekalahan perdana Madura United setelah sebelumnya menyapu tiga kemenangan beruntun. Kendati kalah, mereka tetap bertengger di peringkat kedua klasemen sementara, menempel Dewa United.
Posisi tersebut akan berubah tergantung hasil Persija Jakarta, Borneo FC, Persib Bandung, dan Bali United. Sedangkan, kemenangan atas Madura United mendongkrak Persik ke peringkat empat.
