Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Pesepak Bola Top yang Pernah Ditolak oleh Klub Ketika Masih Muda

5 Pesepak Bola Top yang Pernah Ditolak oleh Klub Ketika Masih Muda
Lionel Messi (fcbarcelonanoticias.com)

Banyak pencinta sepak bola yang menilai para pemain bisa hebat karena bakat yang dimiliki. Padahal, banyak juga pesepak bola yang memulai kariernya dari nol dan harus trial ke sejumlah tim elite. Bahkan, tidak sedikit pemain bintang yang pernah ditolak oleh klub pada masa mudanya.

Hebatnya, mereka tidak putus asa dan terus berlatih demi bisa menjadi pesepak bola hebat dan mumpuni. Meski sempat ditolak saat usia dini, para pemain tersebut saat ini memiliki karier yang sukses dan bergaji sangat mahal. Berikut ini lima pemain top yang pernah ditolak oleh klub ketika masih berusia muda.

1.Antoine Griezmann – Lyon

Antoine Griezmann (fcbarcelona.com)
Antoine Griezmann (fcbarcelona.com)

Antoine Griezmann mungkin dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik di kompetisi LaLiga. Meski demikian, perjalanan pemain asal Prancis itu untuk menjadi pesepak bola hebat seperti saat ini tentu tidak mudah. Seperti anak kecil pada umumnya, ia juga pernah memiliki cita-cita untuk bermain bersama tim elite di Prancis, Olympique Lyon.

Sayangnya, Griezmann pernah ditolak untuk bermain bersama klub asal Prancis tersebut. Alhasil, ia memilih mengembangkan bakatnya bersama tim Spanyol, Real Sociedad. Bersama klub itu, sang pemain menjelma salah satu penyerang hebat dan cukup disegani. Sempat bermain untuk Atletico Madrid, kini Griezmann berseragam salah satu klub terbaik di dunia, Barcelona.

2.Harry Kane – Arsenal

Harry Kane. (skysports.com)
Harry Kane. (skysports.com)

Harry Kane saat ini dikenal sebagai salah satu penyerang hebat bagi Tottenham Hotspur. Ternyata sebelumnya ia pernah menimba ilmu di akademi Arsenal selama satu musim pada tahun 2002. Tak bertahan lama di Arsenal, sang pemain kemudian melanjutkan kariernya bersama Watford sebelum akhirnya bergabung dengan Tottenham.

Selama memperkuat Spurs, Kane memang tampil sangat menjanjikan dengan mengoleksi 219 gol dan 46 assist dari 333 pertandingan. Meski tampil luar biasa, Kane belum pernah memenangkan trofi bersama Tottenham. Penyerang berusia 27 tahun itu dalam beberapa kesempatan dikaitkan dengan Manchester United dan Manchester City.

3.Kylian Mbappe – Chelsea

Kylian Mbappe (beinsports.com)
Kylian Mbappe (beinsports.com)

Di umurnya yang masih 22 tahun, Kylian Mbappe sudah meraih banyak sekali trofi dan penghargaan individu. Sebelum bermain dengan AS Monaco, ia sempat trial bersama Chelsea. Akan tetapi, The Blues saat itu tak terlalu tertarik dengan bakat sang pemain. Alhasil, ia memilih kembali ke Prancis dengan bergabung bersama AS Monaco.

Siapa sangka, Mbappe justru tampil sangat memukau dengan klub itu. Berkat performanya yang impresif, Paris Saint-Germain tak keberatan untuk mengeluarkan uang sebesar 145 juta euro atau setara dengan Rp2,5 triliun. Kini, ia menjadi pencetak gol utama bagi PSG. Dari 168 pertandingan di semua ajang, Mbappe sudah mengoleksi 129 gol dan 60 assist.

4.Ronaldo – Flamengo

Ronaldo Nazario (planetfootball.com)
Ronaldo Nazario (planetfootball.com)

Ronaldo adalah pesepak bola asal Brasil terhebat pada generasinya. Ia dikenal sebagai sosok penyerang yang sangat haus gol di depan gawang lawan. Sepanjang karier profesionalnya, sang pemain pernah membela sejumlah tim elite, seperti Barcelona, Real Madrid, hingga Inter Milan.

Namun, awal perjalanan sepak bola Ronaldo dimulai dari tim lokal Brasil, Cruzeiro. Sebelum bergabung dengan Cruzeiro, Ronaldo pernah ditolak oleh Flamengo, klub yang pernah dia dukung saat kecil. Meski demikian, penolakan tersebut ternyata menjadi berkah bagi Ronaldo. Sebab, ia bisa melanjutkan kariernya ke Belanda dengan bermain bersama PSV Eindhoven. Setelah itu, kariernya semakin melesat dan sukses memenangi 2 gelar Ballon d’Or.

5.Lionel Messi – River Plate

Lionel Messi (skysports.com)
Lionel Messi (skysports.com)

Lionel Messi bisa dikatakan sebagai salah satu pesepak bola terbaik di abad ini. Megabintang asal Argentina itu sejauh ini sudah banyak sekali memecahkan rekor, baik untuk klub maupun individu. Ketika masih usia muda, La Pulga adalah penggemar setia gelandang River Plate, Pablo Aimar.

Oleh karena itu, Messi sempat menimba ilmu di akademi River Plate supaya bisa meniru jejak dari sang idola. Akan tetapi, River Plate tidak mau merekrut Messi muda saat itu. Pasalnya, tim tidak ingin mengeluarkan dana untuk membiayai kelainan hormon yang diderita oleh Messi. Setelah bakatnya disia-siakan, Messi saat ini justru tumbuh sebagai pesepak bola terbaik di dunia bersama Barcelona.

 

Kerja keras serta latihan yang tak kenal lelah membuat mereka sukses menjadi pemain bintang seperti saat ini. Apakah klub yang pernah menolak mereka bakal menyesali keputusannya saat itu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

5 Partai Sulit Liverpool pada Sisa Musim Premier League 2025/2026

06 Apr 2026, 05:34 WIBSport