Arteta Buka Suara Usai Arsenal Tersingkir di FA Cup 2025/26

- Arsenal tersingkir dari FA Cup 2025/26 usai kalah 1-2 dari Southampton, meski sempat mendominasi permainan namun gagal memanfaatkan peluang penting.
- Mikel Arteta menyoroti kesalahan bertahan dan penyelesaian akhir timnya, meminta para pemain belajar agar lebih siap menghadapi laga besar berikutnya.
- Kekalahan ini membuat Arsenal gagal meraih dua gelar dalam sepekan dan kini fokus mengejar hasil di Premier League serta Liga Champions.
Arsenal harus rela mengubur ambisi meraih gelar FA Cup 2025/26 setelah keok 1-2 dari Southampton di St. Mary’s Stadium, Sabtu (4/4/2026) malam. Kekalahan ini membuat langkah The Gunners ke semifinal terhenti.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengaku kecewa timnya gagal memaksimalkan momen dominasi. Peluang yang ada sering kali tidak dikonversi menjadi gol.
"Ya, kami sangat kecewa bahwa kami kehilangan kesempatan untuk kembali bermain di Wembley. Saya rasa kami punya banyak momen ketika kami bisa mencatatkan dominasi," ujar Arteta, dikutip laman resmi klub.
1. Peluang yang terbuang jadi sorotan
Gol pertama Southampton dicetak Ross Stewart (35') akibat kesalahan Ben White yang gagal menyundul bola. Namun, Arteta membela pemainnya dan menilai itu dinamika pertandingan, bukan kesalahan individu semata.
"Itu adalah bagian dari sepak bola dan sayangnya ketika kami melakukan itu, kami berharap lawan tidak bisa memanfaatkannya, namun hari ini mereka berhasil melakukannya," kata Arteta.
Selain kesalahan bertahan, Arsenal beberapa kali mendapatkan peluang emas namun gagal mengonversinya menjadi gol. Ketidakmampuan ini membuat tekanan Southampton bertambah.
2. Arteta minta anak asuhnya belajar dari kesalahan
Kekalahan ini menegaskan perlunya evaluasi mendalam pada strategi ofensif dan defensif Arsenal. Arteta menyatakan timnya harus belajar dari kesalahan agar lebih siap di laga penting berikutnya.
"Kami harus belajar dari hari ini, memperbaiki pendekatan, dan memastikan tim lebih siap menghadapi tekanan di laga-laga penting berikutnya," beber Arteta.
Dengan tersingkirnya dari FA Cup, Arsenal kini harus memaksimalkan peluang di Premier League dan Liga Champions untuk memastikan musim ini bisa meraih gelar.
3. Arsenal kehilangan kans meraih dua gelar dalam sepakan
Kegagalan ini membuat Arsenal dipastikan gagal meraih dua gelar dalam sepekan. Mereka memperpanjang tren negatif usai sebelumnya takluk dari Manchester City 1-2 di final Carabao Cup pada 22 Maret 2026.
Arsenal kini berada dalam tekanan jelang rangkaian laga penting berikutnya. Mereka akan menghadapi Sporting Lisbon di Liga Champions 2025/26 serta duel krusial melawan Manchester City di Premier League 2025/26.
Dua pertandingan tersebut bisa menjadi penentu arah musim Arsenal. Bangkit atau kembali gagal, The Gunners kini berada di titik paling menentukan.

















