Tindakan tersebut menuai kecaman dari warganet. Mereka menyoroti sikap pemerintah dan keamanan AS yang diskriminatif.
Warganet curiga, para petugas keamanan bersikap demikian terhadap tim-tim asal Afrika dan negara-negara tertentu. Ada yang mempertanyakan "apakah sikap mereka sama dengan negara-negara Barat karena berkulit putih?"
Pertanyaan itu memang cukup masuk akal karena sistem imigrasi AS yang memakan banyak korban. Iran dan Irak sudah menerima perlakuan tak enak dari sistem imigrasi AS. Ketika banyak staf Iran yang ditolak visanya, striker Irak, Aymen Hussein, sempat ditahan selama tujuh jam dan ponselnya diperiksa secara detail. Sialnya, rekan Hussein yang merupakan fotografer Timnas Irak, harus dideportasi meski mengantongi dokumen resmi.
Sementara, wasit asal Somalia, Omar Artan, gagal memimpin di Piala Dunia 2026. Penyebabnya, Artan dilarang masuk AS karena Somalia masuk dalam daftar hitam imigrasi pemerintahan Donald Trump. FIFA tak bisa membantu Artan, alhasil namanya harus dicoret dari daftar pengadil yang bertugas.