Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prediksi Spanyol vs Belgia: Ekspektasi Tinggi Ganggu La Furia Roja?
Kapten Spanyol, Rodri, tampak kecewa gagal memanfaatkan peluang di depan gawang Cape Verde (AFP / Roberto Schmidt)
  • Spanyol menghadapi Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 dengan status favorit, namun pelatih Luis de la Fuente menegaskan timnya tak boleh terlena oleh ekspektasi tinggi publik.
  • De la Fuente fokus pada kesiapan internal dan memastikan seluruh pemain dalam kondisi fit, menjadikan persiapan matang sebagai modal utama menghadapi laga sulit melawan Belgia.
  • Secara statistik, Spanyol unggul atas Belgia dengan lima kemenangan beruntun dan rekor head-to-head yang dominan dari total 22 pertemuan kedua tim.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Spanyol dihantui ekspektasi tinggi publik jelang menghadapi Belgia di perempat final Piala Dunia 2026, Sabtu dini hari WIB (11/7/2026). Wajar, mereka dianggap tim favorit juara.

Menanggapi tekanan tersebut, pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memilih santai. Ia memastikan bahwa skuadnya tidak akan termakan oleh status favorit dan pantang jemawa saat meladeni ancaman The Red Devils (julukan Belgia).

1. Status favorit bukan jamin kemenangan

Spanyol datang ke Los Angeles Stadium dengan catatan impresif. La Furia Roja merupakan satu-satunya peserta perempat final yang belum merasakan kebobolan sejak babak penyisihan grup.

Rapor tersebut membuat La Furia Roja difavoritkan untuk mengakhiri penantian sekaligus mengulangi kejayaan Piala Dunia 2010. Namun, ia menegaskan status tersebut sama sekali bukanlah sebuah jaminan untuk meraih kemenangan.

"Saya tidak merasa takut menjadi favorit atau tidak, favoritisme tidak menjamin apa pun. Pada akhirnya, siapa pun yang dianggap sebagai favorit hanyalah masalah opini," kata De la Fuente dikutip dari ESPN.

2. Modal persiapan matang dan skuad bebas cedera

De la Fuente lebih memilih fokus pada kesiapan internal timnya ketimbang mendengarkan prediksi dari luar. Juru taktik berusia 65 tahun itu memastikan seluruh amunisinya dalam kondisi siap tempur.

Persiapan matang ini menjadi modal utamanya untuk membongkar kelemahan skuad asuhan Rudi Garcia. Namun, De la Fuente tak menampik kalau laga nanti bakal sulit bagi Spanyol.

"Kami sudah melakukan pekerjaan kami, kami sudah bersiap dan siap untuk pertandingan semacam ini yang pastinya akan sangat sulit," ucap De la Fuente.

3. Spanyol memang harus tampil percaya diri

Di sisi lain, Lamine Yamal dan kawan-kawan memang sudah seharusnya menikmati status tersebut untuk menghadapi Belgia. Apalagi, mereka punya rapor mengilap bersua Negara Berlian.

Mereka berhasil memenangkan lima pertemuan terakhirnya atas Belgia. Secara head-to-head pun, Spanyol superior dengan total 12 kemenangan, lima hasil imbang, dan hanya lima kali mengalami kekalahan dari 22 pertemuan sebelumnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article