Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Belgia Siap Matikan Tiki-Taka Spanyol di Piala Dunia 2026

Belgia Siap Matikan Tiki-Taka Spanyol di Piala Dunia 2026
Romelu Lukaku #9 dari Belgia merayakan gol keempat timnya bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara AS dan Belgia di Stadion Seattle pada 7 Juli 2026 di Seattle, Washington. (Getty Images via AFP/David Ramos)
Intinya Sih
  • Belgia menyiapkan strategi disiplin tinggi untuk menghentikan gaya tiki-taka Spanyol di perempat final Piala Dunia 2026, seperti disampaikan Romelu Lukaku.
  • Lukaku menilai Spanyol kuat dalam membangun serangan dari belakang dan cepat di sayap, namun Belgia telah menyiapkan senjata khusus untuk mengimbangi permainan itu.
  • Charles De Ketelaere berharap Belgia bisa tampil sebaik saat mengalahkan Amerika Serikat 4-1 agar peluang ke semifinal tetap terbuka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Belgia telah mengantongi cara untuk menteralisir Spanyol saat memperebutkan tiket semifinal Piala Dunia 2026, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB. Mereka harus tampil super disiplin demi mematikan tiki-taka La Furia Roja.

Hal itu diungkapkan penyerang Belgia, Romelu Lukaku. Menurutnya, sedikit saja melakukan kesalahan, Belgia bisa menerima hukuman dari Spanyol. Kekalahan Portugal 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar menjadi contoh nyatanya.

1. Lukaku tuntut performa sempurna tanpa celah

Lukaku juga menyoroti kebiasaan Spanyol yang selalu membangun serangan dari belakang dan mengandalkan kecepatan di sektor sayap. Merespons soal itu, Lukaku menyatakan Belgia telah memiliki senjata mematikan.

"Kami harus berani meladeni permainan Spanyol, tim luar biasa yang memainkan gaya sepak bola yang sama sejak 2008, sebuah gaya yang langsung mudah dikenali. Mereka selalu membangun serangan dari lini belakang dan memiliki banyak kecepatan di sisi sayap. Namun, kami sudah melakukan persiapan dengan baik dan memiliki beberapa senjata yang bisa membuat mereka kesulitan," kata Lukaku dikutip dari laman resmi FIFA.

2. Tembok Spanyol vs mesin gol Belgia

Pernyataan Lukaku memang beralasan jika melihat statistik perjalanan kedua tim sejak fase grup. Spanyol tampil bak tembok, dengan selalu mencatat clean sheet.

Sementara itu, Belgia datang dengan daya ledak tinggi lewat torehan 13 gol dari lima laga. Fakta tersebut menjadikan laga sebagai ajang adu mekanik level tinggi, yang dapat menyuguhkan tontonan berkelas.

3. De Ketelaere ingin ulangi magis saat hancurkan AS

Charles De Ketelaere juga mengamini kalau laga ini akan sulit bagi Belgia. Ia berharap rekan-rekannya bisa mengulangi performa impresif kala menghancurkan Amerika Serikat 4-1 di babak 16 besar.

"Jika kami ingin mencapai sesuatu, kami harus berada dalam kondisi terbaik seperti yang kami lakukan saat melawan AS," ujar bomber Atalanta tersebut.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More