Jakarta, IDN Times - Paris Saint-Germain (PSG) datang ke final Liga Champions 2025/26 dengan misi besar, yakni mempertahankan gelar juara dan mencatatkan trofi beruntun di panggung Eropa. Laga panas PSG vs Arsenal pada Sabtu (30/5/2026) di Puskas Arena, Budapest, menjadi penentu sejarah baru sepak bola Eropa.
Status sebagai juara bertahan membuat PSG berada dalam sorotan besar. Tim asal Prancis itu tidak hanya dituntut menang, tetapi juga menjaga dominasi di kompetisi tertinggi antarklub Eropa.
Sejak awal musim, PSG memang menargetkan konsistensi di Liga Champions UEFA. Kini, mereka berada satu langkah dari sejarah yang belum banyak dicapai klub-klub elite Eropa.
