PSSI Beberkan 4 Fokus Pengembangan Wasit di Indonesia, Apa Saja?

- PSSI menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas wasit lewat berbagai inisiatif strategis yang sejalan dengan arahan Ketua Umum Erick Thohir.
- Ada empat fokus utama pengembangan wasit: evaluasi kinerja, platform digital REFER, pembinaan melalui Asprov, dan penguatan wasit futsal.
- PSSI akan rutin menggelar Regular Media Briefing for Refereeing untuk membangun komunikasi terbuka dengan media terkait program perwasitan.
Jakarta, IDN Times - PSSI terus berupaya meningkatkan kualitas pengadil lapangan di Indonesia. Hal itu digemakan Ketua Komite dan Departemen Wasit, dengan ejawantah berupa kegiatan Regular Media Briefing for Refereeing.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komite dan Departemen Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa bersama PSSI Pers di GBK Arena, Selasa (10/3/2026). Lewat kegiatan ini diskusi soal wasit antara PSSI dan media berlangsung.
1. PSSI tengah berupaya meningkatkan kualitas wasit

Ogawa mengungkapkan, saat ini PSSI tengah menjalankan berbagai inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas wasit. Hal itu merupakan program yang juga diusung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
"Kami menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas perwasitan, mulai dari penguatan sistem evaluasi, pengembangan jumlah dan kualitas wasit di daerah, hingga pembinaan wasit futsal,” kata Ogawa, dalam keterangan resmi.
2. PSSI paparkan empat fokus utama pengembangan wasit

Ogawa mengungkapkan, ada empat fokus utama pengembangan kualitas wasit di Indonesia. Yang pertama, evaluasi kinerja wasit di Super League dan Championship guna memastikan standar kepemimpinan laga terus meningkat.
Kedua, pengembangan platform digital REFER, yang akan menjadi sistem evaluasi, administrasi penunjukan pertandingan, serta sarana edukasi bagi para wasit. Platform ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan perwasitan.
Ketiga, perluasan program pembinaan wasit melalui Asosiasi Provinsi (Asprov) untuk memperbanyak jumlah wasit serta meningkatkan kualitasnya secara merata di seluruh Indonesia.
Keempat, penguatan pembinaan wasit futsal sebagai bagian dari pengembangan sepak bola nasional secara menyeluruh, termasuk peningkatan kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi futsal.
“Sepak bola yang maju harus ditopang oleh sistem perwasitan yang kuat, transparan, dan profesional. PSSI terus mendorong berbagai program pengembangan wasit, baik dari sisi kualitas, evaluasi, maupun pembinaan," ujar Erick.
3. Akan terus menggelar briefing bersama media

Ogawa menyebut, Regular Media Briefing for Refereeing akan menjadi agenda rutin untuk menyampaikan perkembangan program sekaligus membangun komunikasi konstruktif antara PSSI dan media.
“Bapak Erick telah menginstruksikan kami untuk menyampaikan secara terbuka kepada media mengenai berbagai inisiatif dan pencapaian yang dilakukan Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI," ujar Ogawa.
















