Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rapor 3 Pemain Pinjaman Lazio pada Awal 2026/2027, Tampil Menjanjikan!
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/piensaenpixel)
  • Lazio belum terkalahkan dalam lima laga awal Serie A 2026/2027 di bawah Gennaro Gattuso, dengan kontribusi tiga pemain pinjaman yang direkrut pada musim panas 2026.
  • Davide Frattesi menjadi pengatur lini tengah dan mencetak gol dalam tiga laga beruntun, termasuk gol penentu kemenangan melawan Bologna, Genoa, dan Udinese.
  • Albert Gudmundsson mengoleksi dua gol dari lima laga meski belum reguler, sementara Josip Sutalo kembali dari cedera paha dan mencatat satu kemenangan serta satu hasil imbang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lazio menjanjikan di bawah asuhan Gennaro Gattuso sebagai pelatih baru. Sempat kalah pada laga debut hingga tersingkir dari Coppa Italia, hasil berbeda terjadi di Serie A Italia 2026/2027. Lazio belum terkalahkan dalam lima laga awal. Konsistensi yang mulai terbentuk ini berkat kontribusi nama-nama baru. Pada musim panas 2026, Lazio merekrut 8 pemain baru dengan 3 di antaranya berstatus pinjaman. Seperti apa kontribusinya pada awal 2026/2027 per 2 Oktober 2026?

1. Davide Frattesi kerap menjadi penentu kemenangan bagi Lazio

Davide Frattesi berlabuh ke ibu kota pada musim panas 2026. Inter Milan meminjamkannya kepada Lazio agar bisa bermain reguler. Musim 2025/2026 lalu, gelandang Italia ini memainkan 33 laga dengan sering dari bangku cadangan sehingga Inter Milan melepasnya ke Olimpico. 

Dengan adanya Gennaro Gattuso, Frattesi mendapatkan kepercayaan penuh mengatur permainan. Kendati debutnya menderita kekalahan, Frattesi memberikan dampak setelahnya. Bertugas sebagai jenderal lapangan tengah, ia tampil menjanjikan dalam lima laga Serie A. kehadirannya di lini tengah mampu memberikan kestabilan terhadap permainan tim. 

Frattesi bahkan mampu mencetak gol dalam tiga laga beruntun untuk Lazio. Gol pertamanya menghadirkan kemenangan 1-0 dengan menjadi supersub kontra Bologna. Setelah itu, ia membuat satu-satunya gol ke gawang Genoa. Ia juga membantu Lazio menang 2-1 atas Udinese. Kehadirannya di lini tengah perlahan krusial menjaga konsistensi tim ibu kota.

2. Albert Gudmundsson tampil menjanjikan meski belum bermain reguler

Lazio mendatangkan Albert Gudmundsson dari Fiorentina dengan status pinjaman untuk 2026/2027. Terdapat opsi pembelian permanen berdasarkan performanya pada akhir musim nanti. Kepindahannya ke ibu kota ini bertujuan untuk menambah daya gedor serangan. 

Gudmundsson juga meninggalkan Fiorentina demi bisa bermain reguler. Musim 2025/2026 lalu, ia berkontribusi 10 gol dan 6 assist dari 46 laga. Meski jumlah penampilannya banyak, pemain 29 tahun ini merasa tidak selalu diandalkan. Faktor menurunnya performa klub hingga pergantian banyak pelatih dalam beberapa musim terakhir menjadi alasan kepindahannya. 

Dengan pengalaman matangnya, Gudmundsson ingin menjajal tantangan baru bersama klub ibu kota. Sosok asal Islandia ini ingin menghadirkan dampak lebih lewat kreativitas dan fleksibilitasnya sebagai pemain depan. Sejauh ini, performanya menjanjikan meski belum reguler. Kiprahnya mengesankan dan sudah membuat 2 gol dari 5 laga pada awal 2026/2027.

3. Josip Sutalo baru bermain dua kali setelah pulih dari cedera paha

Josip Sutalo berlabuh ke Stadio Olimpico untuk menambah kekuatan di barisan pertahanan Lazio. Ajax Amsterdam bersedia melepasnya setelah Lazio membayar biaya pinjaman senilai 3 juta euro atau Rp60,9 miliar. Opsi pembelian disertakan jika Sutalo memenuhi ekspektasi.

Bek internasional Kroasia ini datang dengan segudang pengalaman. Selama 3 tahun di klub Belanda tersebut, Sutalo mampu diandalkan dalam 108 laga di lintas ajang. Kematangan bermain ini yang diharapkan Lazio bisa ditunjukkan ketika dipercaya turun berlaga. 

Kendati begitu, Lazio terbilang cukup berani merekrutnya. Sebab, Sutalo sempat mengalami masalah pada pahanya hingga melewatkan delapan laga bersama Ajax pada awal musim. Ini yang membuatnya tidak langsung tampil bersama Lazio usai direkrut. Namun, bek 26 tahun ini telah pulih. Dalam dua laga awalnya, Sutalo menghadirkan 1 kemenangan dan 1 keimbangan. 

Hampir semua pemain di atas mengawali kiprahnya bersama Lazio dengan meyakinkan. Josip Sutalo yang sudah mulai pulih juga mampu menunjukkan performa menjanjikan. Jika bisa tampil apik, kehadiran mereka berpotensi membawa Lazio kompetitif sepanjang musim. Dengan performa konsisten, potensi tiga pemain untuk dipermanenkan juga terbuka lebar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article