Tottenham Hotspur aktif memanfaatkan bursa transfer untuk memperkuat skuad dengan memboyong sepuluh pemain pada musim panas 2026 per September berdasarkan data Transfermarkt. Dua di antaranya adalah Tosin Adarabiyo yang datang dengan mahar 11,65 juta euro (sekitar Rp238,6 miliar) dan Mykhailo Mudryk yang dipinjam dari Chelsea. Mereka langsung menghuni daftar tiga pemain terakhir yang pernah direkrut The Lilywhites dari The Blues.
3 Rekrutan Terakhir Tottenham dari Chelsea per September 2026

Take a Deeper Read
1. Tosin Adarabiyo ditebus 11,65 juta euro untuk memperdalam kekuatan di posisi bek tengah
Tak masuk sistem permainan Xabi Alonso, Tosin Adarabiyo memilih meninggalkan Chelsea untuk menjemput kemungkinan lain dengan membela Tottenham Hotspur pada tenggat waktu musim panas 2026. Putra daerah asli London ini dibeli seharga 11,65 juta euro (sekitar Rp238,6 miliar) dan menandatangani kontrak 3 tahun yang berlangsung sampai Juni 2029. Pemain yang kini berusia 28 tahun tersebut memiliki pengalaman sehingga berpeluang memperdalam kekuatan di posisi bek tengah The Lilywhites.
Sebelum pindah ke London Utara, Adarabiyo direkrut gratis oleh chelsea dari Fulham pada musim panas 2024. Pemain yang kini berusia 28 tahun ini tidak merumput reguler lantaran ketatnya persaingan di posisi bek tengah The Blues. Meski begitu, kehadirannya dibutuhkan untuk memperdalam kekuatan karena tidak ragu terlibat duel fisik demi merebut bola dan diandalkan dalam pertarungan udara. Dirinya juga membantu melakukan distribusi bola dari lini belakang. Ia ikut membawa klub London Barat tersebut menjuarai UEFA Conference League 2024/2025 dan Piala Dunia Antarklub 2025. Dia menghasilkan 7 gol dan 1 assist dari total 70 pertandingan di berbagai kompetisi.
2. Mykhaylo Mudryk dipinjam sampai Juni 2027 dengan opsi pembelian
Setelah banding dikabulkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), Mykhaylo Mudryk terbebas dari hukuman kasus doping sehingga kembali melanjutkan karier sepak bola profesional. Pemain berkebangsaan Ukraina ini kemudian dapat berseragam Chelsea. Namun, dirinya ternyata tidak masuk rencana taktik Alonso lantaran ketatnya persaingan di sektor depan.
Tottenham Hotspur lantas memanfaatkan keadaan tersebut dengan meminjam Mudryk dari Chelsea pada tenggat waktu musim panas 2026. Langkah ini diambil agar ia tetap memperoleh jam terbang untuk membuat performanya lebih matang dan berkembang. Dia rencananya memperkuat The Lilywhites sampai Juni 2027 dengan opsi pembelian. Kehadirannya diproyeksikan untuk memperdalam rotasi di posisi penyerang sayap kiri. Selain itu, dirinya ternyata mengenal sang pelatih, yaitu Roberto De Zerbi karena pernah bekerja sama di Shakhtar Donetsk.
Sebelumnya, Mudryk ditebus Chelsea dengan mahar fantastis 70 juta euro (sekitar Rp1,4 triliun) dari Shakhtar Donetsk pada musim dingin 2023 dan masih terikat kontrak sampai Juni 2031. Dia awalnya dapat memperkaya rotasi di posisi penyerang sayap kiri. Pemain yang kini berusia 25 tahun ini membantu transisi dari bertahan ke menyerang lantaran aktif bergerak mencari celah di lini pertahanan lawan serta didukung dengan kecepatan luar biasa. Selain itu, dirinya pernah ditugaskan mengisi beberapa posisi di area depan dan tengah The Blues.
Mudryk sendiri ternyata tersandung kasus doping lantaran adanya zat terlarang bernama meldonium. Pemain kelahiran Kharkiv Oblast ini sempat memperoleh hukuman larangan bermain. Meski begitu, dia ikut mengawal Chelsea memenangkan UEFA Confrence League 2024/2025. Sejauh ini dirinya menyumbang 10 gol dan 11 assist dari 73 pertandingan untuk The Blues.
3. Carlo Cudicini sempat berperan sebagai pelapis dari Heurelho Gomes dan Hugo Lloris
Carlo Cudicini tercatat mengembangkan potensi bersama Chelsea kurang lebih selama 9,5 tahun. Setelah kontraknya berakhir, pemain berkebangsaan Italia ini ternyata memilih tetap berkarier di London tetapi untuk berseragam Tottenham Hotpsur pada musim dingin 2009. Dirinya mempunyai segudang pengalaman sehingga ketika itu dibutuhkan demi menambah kedalaman kekuatan di posisi kiper The Lilywhites.
Cudicini sendiri diplot sebagai pelapis dari Heurelho Gomes dan Hugo Lloris dalam skema permainan Tottenham Hotspur. Ini membuatnya tidak tampil reguler sehingga mendapat menit bermain minim. Selama kurang lebih 4 tahun merumput di White Hart Lane Stadium (markas lama Tottenham Hotspur), dirinya kebobolan 39 gol serta menciptakan 12 clean sheet dari total 37 pertandingan (3.251 menit) di berbagai ajang. Pada musim dingin 2013, ia pindah secara gratis ke Los Angeles Galaxy.
Ketiga pemain di atas menjadi rekrutan terakhir Tottenham Hotspur dari Chelsea. Adarabiyo didatangkan demi memperkuat benteng pertahanan dan Mudryk diproyeksikan memperdalam rotasi di sisi kiri penyerangan The Lilywhites. Sementara, Cudicini telah pensiun dari dunia sepak bola profesional sejak Juli 2014.
Curated For You
- Saujana Para Puan di Tepi Rel: Menyemai Koperasi, Menuai Ekonomi20 Oct 2026, 09:20 WIB
- 3 Kemenangan Telak EPL MU di Markas Everton sebelum 2026/202704 Sep 2026, 20:14 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- 5 Laga Kandang Manchester City vs Coventry City di EPL sebelum 202604 Sep 2026, 18:14 WIB
- 7 Produk Akademi yang Dilepas Permanen Barcelona pada Musim Panas 202604 Sep 2026, 16:14 WIB