4 Rekrutan Termahal Liverpool yang Dilepas Gratis, Ada Konate

- Liverpool melepas empat rekrutan mahal secara gratis, termasuk Mohamed Salah dan Ibrahima Konate, setelah kontrak mereka berakhir pada musim panas 2026.
- Naby Keita dan Roberto Firmino juga hengkang tanpa biaya transfer setelah masa kontrak usai, meski sebelumnya dibeli dengan nilai tinggi dari klub Eropa.
- Keempat pemain tersebut meninggalkan jejak penting bagi Liverpool lewat kontribusi gol, assist, dan peran besar dalam raihan berbagai trofi bergengsi.
Liverpool telah memastikan kepergian beberapa pemain seiring berakhirnya semua ajang pada 2025/2026. Mohamed Salah dan Ibrahima Konate berada di antara nama-nama yang hengkang dari Anfield secara gratis. Kepergian kedua pemain tersebut memunculkan beberapa fakta menarik. Penyerang asal Mesir dan bek asal Prancis tersebut berada di urutan empat teratas rekrutan termahal The Reds yang dilepas secara gratis atau tanpa biaya transfer per 6 Juni 2026.
1. Naby Keita tak tampil maksimal usai ditebus seharga 60 juta euro (Rp1,26 triliun)
Naby Keita bergabung dengan Liverpool usai ditebus dari RB Leipzig seharga 60 juta euro (Rp1,26 triliun) pada musim panas 2018. Sayangnya, pemain asal Guinea tersebut tak benar-benar mampu tampil maksimal bersama The Reds karena sering cedera. Dari 129 laga, Keita mengemas 11 gol dan 7 assist.
Setelah 5 musim berseragam The Reds dan merasakan persaingan di Inggris, Keita memilih pulang ke Jerman. Werder Bremen mendapatkannya secara gratis seiring kontrak Keita yang telah berakhir di Liverpool pada musim panas 2023. Sedangkan pada 2025/2026 ini, ia berkarier di Hungaria.
2. Mohamed Salah (Rp883 miliar) mengakhiri kontrak lebih cepat pada akhir 2025/2026
Mohamed Salah berada di urutan 17 rekrutan termahal Liverpool sepanjang sejarah. The Reds merekrutnya dari AS Roma dengan dana mencapai 42 juta euro (Rp883 miliar) pada musim panas 2017. Kepindahan ini menjadi langkah awal dari perjalanan gemilang Salah bersama The Reds. Dengan kontribusi 257 gol serta 123 assist dari Salah, The Reds memenangi 9 trofi.
Kebersamaan Salah dan Liverpool resmi berakhir pada musim panas 2026 meski sejatinya kesepakatan kontrak masih tersisa hingga semusim ke depan. Pihak klub mengambil keputusan penting untuk membiarkan sang legenda pergi dengan status bebas transfer. Sayangnya, periode akhir Salah di Liverpool diwarnai dengan konflik dengan Arne Slot selaku pelatih.
3. Roberto Firmino (Rp862 miliar) dilepas gratis ke klub Arab Saudi
Roberto Firmino memulai perjalanan bersama Liverpool ketika diboyong dari Hoffenheim dengan biaya transfer mencapai 41 juta euro (Rp862 miliar) pada musim panas 2015. Setelah tampil apik bersama klub Jerman tersebut, Firmino semakin menyita perhatian berkat performa konsisten bersama The Reds. Dari total 362 kali kesempatan bermain, Firmino mencetak 111 gol dan 76 assist untuk Liverpool. Salah satu penampilan terbaiknya ialah ketika mencetak 2 gol dan 3 assist dalam kemenangan 7-0 atas Bournemouth pada pekan 4 English Premier League 2022/2023.
Penyerang asal Brasil tersebut mengambil keputusan untuk tak memperpanjang kesepakatan kontrak yang berakhir pada musim panas 2023. Ia lantas hengkang ke Al-Ahli secara gratis. Lalu pada musim panas 2025, Firmino memulai babak baru bersama klub Qatar.
4. Ibrahima Konate (Rp841 miliar) tak memperpanjang kontrak pada 2026
Ibrahima Konate datang ke Anfield dengan biaya transfer sebesar 40 juta euro (Rp841 miliar) pada musim panas 2021. Setelah melewati periode adaptasi yang tak mudah, ia berhasil mendapat kepercayaan sebagai bek tengah utama. Konate memainkan 183 laga dengan kontribusi 7 gol dan 4 assist.
Konate mengucapkan perpisahan dengan The Reds pada musim panas 2026. Itu terjadi setelah pihak klub dan sang pemain gagal menemui kesepakatan untuk perpanjangan kontrak. Dirinya pergi dengan status bebas transfer dan dikabarkan diminati Real Madrid.
Sebagai klub yang kerap mengeluarkan dana besar di bursa transfer, Liverpool ternyata beberapa kali harus merelakan aset berharganya pergi tanpa menghasilkan pemasukan dari biaya transfer. Meski demikian, sebagian dari pemain tersebut tetap meninggalkan kontribusi penting dan membantu The Reds meraih berbagai trofi bergengsi.















