Jakarta, IDN Times - Saint Kitts and Nevis menang dalam laga perebutan tempat ketiga FIFA Series 2026. Bersua Kepulauan Solomon di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3/2026) sore WIB, mereka menang 4-2.
Laga yang sempat ditunda 75 menit akibat hujan deras itu baru bergulir pada 16.45 WIB yang sebelumnya dijadwalkan 15.30 WIB. Aliran bola tetap meluncur mulus meski intensitas hujan sempat tinggi.
Kepulauan Solomon bermain lebih agresif di awal babak pertama. Raphael Leai nyaris membuka keran gol, namun gagal mengelabui kiper lawan. Ancaman Bobby Leslie di menit 10 juga membentur tiang gawang.
Tempo permainan sempat melandai di pertengahan babak pertama. Hingga akhirnya gawang Solomon bergetar akibat gol yang dicetak pemain Saint Kitts and Nevis, Omari Sterling-James, pada menit 30.
Sayangnya, keunggulan Saint Kitts and Nevis tidak berlangsung lama. Berselang enam menit, Kepulauan Solomon membayar kontan lewat Don Keana. Dia menggocek kiper sebelum menceploskan bola.
Saint Kitts and Nevis kembali unggul di menit 43 dengan cara yang tak biasa. Tendangan datar Tiquanny Williams sebenarnya sempat dibendung oleh kiper Solomon. Namun, bola justru tergelincir ke dalam gawang. Skor 2-1 bertahan sampai babak pertama tuntas.
Pada babak kedua, masing-masing tim bermain lebih terukur. Kesalahan umpan jarang terjadi dan pola serangan terkesan variatif dibanding babak pertama.
Namun, Saint Kitts and Nevis kemudian menambah pundi-pundi gol di menit 75. Sepakan kaki kiri Kyle Kelly yang keras mampu menggetarkan jala Kepulauan Solomon.
Defisit gol dipangkas Kepulauan Solomon pada menit 85. Melalui umpan segitiga dari Raphael Leai, gol kembali tercipta via pemain bernomor punggung 19, Junior Fordney.
Saint Kitts and Nevis kembali menambah golnya dua menit berselang. Kini giliran Harrison Panayiotou yang menyelesaikan umpan silang dari sisi kiri.
Sampai babak kedua tuntas, Saint Kitts and Nevis mempertahankan keunggulan mereka. Mereka menang 4-2 pada laga ini, sekaligus mendapat status peringkat ketiga di FIFA Series 2026 di Indonesia.
