Comscore Tracker

Saingi Bintang Korea Selatan, 3 Pemain Jepang Mulai Mengancam di Eropa

Kualitas mereka mulai dilirik klub-klub elite Eropa

Jakarta, IDN Times - Setelah sempat terbenam oleh popularitas pemain Korea Selatan, bintang-bintang Jepang belakangan mulai bangkit. Kontribusi mereka terhadap klub masing-masing mulai terasa dan berdampak positif.

Memang harus diakui bintang-bintang Korsel seperti Son Heung Min hingga Hwang Hee Chan, lebih mentereng dan disorot media dalam beberapa periode belakangan. Namun, para pemain Jepang perlahan mulai menunjukkan tajinya di kompetisi Eropa.

Performa mereka perlahan menanjak dan mulai diperhitungkan. Musim lalu, Takehiro Tomiyasu mulai merebut hati fans Arsenal.

Meski sekarang harus berkompetisi dengan Oleksandr Zinchenko, Tomiyasu telah memberikan pernyataan tegas kalau kualitas bek Asia tak kalah bagus.

Berikut ini adalah tiga pemain Jepang yang sedang menanjak kariernya di Eropa.

Baca Juga: 5 Pemain Termahal yang Meninggalkan Arsenal pada Musim Panas 2022

1. Takehiro Tomiyasu

Saingi Bintang Korea Selatan, 3 Pemain Jepang Mulai Mengancam di EropaTakehiro Tomiyasu (instagram/tomiyasu.t)

Posisi Tomiyasu sekarang mungkin terancam dengan kehadiran Zinchenko. Namun, keberadaannya di Arsenal masih cukup penting.

Masa depan Tomiyasu masih panjang, karena baru berusia 23 tahun. Sebelum merantau ke Eropa, Tomiyasu digembleng di atmosfer sepak bola lokal bersama sejumlah klub J-League.

Dia memulai kariernya bersama bersama Avispa Fukuoka dan promosi ke tim senior pada 14 Oktober 2015. Kemudian, dia pindah ke tim asal Belgia, Sint-Truiden pada awal 2018.

Tomiyasu mulai menarik minat klub Serie A, dan akhirnya gabung Bologna. Kemudian, di musim panas 2021, dia gabung Arsenal.

2. Kaoru Mitoma

Saingi Bintang Korea Selatan, 3 Pemain Jepang Mulai Mengancam di EropaKaoru Mitoma (instagram.com/officialbhafc)

Mitoma menjadi pemain Jepang terbaru yang meramaikan bursa Asia di Premier League. Dia baru saja kembali dari masa peminjamannya bersama Royale Union Saint-Gillose.

Bersama Saint-Gillose, Mitoma tampil impresif dan membawanya finis ke posisi runner up klasemen akhir Jupiler League.

Sama dengan Tomiyasu, Mitoma ditempa di sepak bola lokal terlebih dulu. Dia sempat main bersama Kawasaki Frontale dan meraih kesuksesan di sana. Ketika debut di J-League bersama Frontale, Mitoma langsung mendulang kesuksesan dengan mencetak 13 gol dan 13 assist.

Catatan itu menjadi rekor tersendiri buat Mitoma. Sebab, dia merupakan debutan yang bisa mencetak double digit sejak 2014 silam.

3. Takefusa Kubo

Saingi Bintang Korea Selatan, 3 Pemain Jepang Mulai Mengancam di EropaTake Kubo saat diperkenalkan menjadi pemain anyar Real Sociedad. (twitter.com/RealSociedad)

Bicara talenta Jepang, tak bisa lepas dari Takefusa Kubo. Dijuluki sebagai Lionel Messi dari Negeri Sakura, Kubo memang sudah menarik perhatian sejak masih belia.

Kubo sempat menimba ilmu di akademi Barcelona, La Masia. Kemudian, dia pulang ke Jepang dan melanjutkan karier juniornya bersama FC Tokyo.

Ketika main di Jepang, Kubo mencatatkan berbagai rekor, mulai dari pemain termuda yang tampil di sepak bola Jepang, hingga pencetak gol paling belia dengan usianya yang masih 15 tahun kala membela FC Tokyo U-23.

Pada 2019, Kubo kembali ke Eropa. Kali ini dia direkrut oleh rival Barcelona, Real Madrid. Tapi, Kubo tak mampu bersaing di Madrid. Dia kemudian menjalani sejumlah masa peminjaman bersama Mallorca, Villarreal, dan Getafe. Kini, dia secara resmi pindah ke Real Sociedad.

Baca Juga: Messi dari Jepang! Ini 10 Fakta Menarik Takefusa Kubo

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya