3 Fakta Sejarah Putaran Pertama Piala Dunia Dari Masa ke Masa

Piala Dunia 2018 baru saja menyelesaikan putaran pertama. Sebanyak 32 tim telah bertanding masing-masing sebanyak 3 kali dalam format grup, dan menghasilkan 16 tim terbaik yang akan saling adu kekuatan dalam babak 16 besar dengan sistem knockout.
Namun sebelum menyaksikannya, simaklah tiga fakta unik tentang sejarah putaran pertama piala dunia dari masa ke masa berikut ini. Seluruh data dan statistik dikutip dari situs resmi FIFA.
1. Perubahan format putaran pertama dari masa ke masa

Sepanjang sejarah, sudah terjadi banyak perubahan format putaran pertama piala dunia. Format yang kita kenal saat ini, di mana 32 negara dibagi menjadi 8 grup berisi masing-masing 4 tim baru, mulai digunakan pada tahun 1998. Sebelum itu, format yang digunakan berkali-kali mengalami penyesuaian.
Pada piala dunia pertama tahun 1930, 13 tim dibagi menjadi 4 grup dengan jumlah tim yang berbeda-beda di tiap grup. Ada satu grup yang berisi 4 tim sedangkan 3 grup lain dihuni 3 tim.
Di piala dunia 1950, jumlah pesertanya juga hanya 13, namun pembagian grupnya lebih unik lagi dimana dua grup berisi 4 tim, satu grup berisi 3 tim, dan satu grup lain hanya berisi 2 tim sehingga hanya memainkan satu pertandingan.
2. Jumlah poin yang diperlukan untuk lolos dari fase grup

Dulu, satu kemenangan dalam sebuah pertandingan hanya bernilai 2 poin. Sedangkan hasil imbang bernilai 1 poin dan kalah 0 poin. Baru pada Piala Dunia 1994 lah sistem 3 poin untuk 1 kemenangan diperkenalkan.
Sejak saat itu, umumnya sebuah tim perlu minimal 4 poin untuk bisa lolos dari fase grup piala dunia, dan dengan 6 poin biasanya sebuah tim sudah bisa dipastikan melaju ke babak selanjutnya. Namun rupanya hal tersebut tidak selalu berlaku.
Pada Piala Dunia 1998 Chile tidak pernah menang sekalipun di fase grup, hanya meraih 3 poin hasil dari 3 kali seri. Namun ajaibnya mereka tetap lolos ke babak selanjutnya sebagai runner-up, setelah 2 tim di bawahnya hanya mengantongi masing-masing 2 poin.
Sedangkan hal yang sebaliknya nyaris menimpa Meksiko tahun ini. Mengumpulkan 6 poin hasil dari 2 kemenangan di 2 laga awal, El Tri justru nyaris tersingkir setelah kalah 0-3 dari Swedia di partai penentuan. Nasib mereka akhirnya terselamatkan oleh kekalahan Jerman 0-2 di tangan Korea Selatan.
3. Statistik tim di putaran pertama piala dunia

Brasil adalah negara yang paling sering lolos dari putaran pertama piala dunia. Mereka berhasil lolos 18 kali dari 21 keikutsertaan mereka, termasuk pada Piala Dunia 2018. Jerman menguntit di belakangnya dengan 17 kali lolos dari 19 kali ikut serta.
Sementara dalam presentase kelolosan dari putaran pertama, Republik Irlandia menjadi yang terbaik. Mereka sudah 3 kali tampil di piala dunia dan selalu berhasil lolos dari putaran pertama. Sedangkan Skotlandia adalah negara yang paling sering tampil di piala dunia tanpa pernah melewati putaran pertama, yaitu 8 kali.
Negara yang bertindak sebagai tuan rumah sejauh ini selalu lolos ke putaran kedua, kecuali Afrika Selatan pada 2010. Sedangkan untuk juara bertahan, ada 6 peristiwa di mana mereka terhenti di putaran pertama. Hal itu dialami Italia (1950), Brasil (1966), Prancis (2002, Italia (2010), Spanyol (2014), dan yang terbaru Jerman (2018).


















