Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Shin Tae Yong Siap Bikin Persija Main Menyerang, Tidak Pasif
Prosesi perkenalan Shin Tae Yong sebagai pelatih baru Persija di JIS. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Shin Tae Yong menegaskan ingin membawa Persija Jakarta bermain menyerang dan aktif, bukan defensif seperti anggapan sebelumnya saat melatih Timnas Indonesia.
  • Ia menjelaskan gaya bertahan di Timnas dulu karena lawan lebih kuat, namun kini optimistis bisa menerapkan strategi menyerang dengan dukungan manajemen dan pemain berkualitas.
  • Persija dikenal dengan permainan menyerang sejak musim lalu, dan Shin berencana mempertahankan karakter itu sambil memastikan efektivitas strategi di setiap pertandingan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, berjanji tak akan membuat tim Macan Kemayoran main defensif musim depan. Justru, dia ingin membuat tim bermain aktif dan menyerang, tidak pasif.

"Sebenarnya gaya yang diinginkan oleh saya ke Persija dan filosofi permainan saya itu adalah sepak bola menyerang, bukan bertahan sebenarnya. Saya ingin Persija main menyerang," ujar Shin dalam sesi jumpa pers.

1. Shin sempat dicap defensif saat latih Timnas

Prosesi perkenalan Shin Tae Yong sebagai pelatih baru Persija di JIS. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Ketika melatih Timnas Indonesia, terutama ketika tim Garuda main di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Shin sempat dicap sebagai pelatih yang defensif. Dia pun membeberkan alasannya.

"Memang saat di Timnas Indonesia karena lawan-lawannya memang lebih kuat dan lebih baik daripada Timnas Indonesia, jadi selalu kita bertahan dulu dan lalu kita counter attack," kata Shin.

2. Percaya bisa menerapkan permainan menyerang

Prosesi perkenalan Shin Tae Yong sebagai pelatih baru Persija di JIS. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Lebih lanjut, Shin mengaku optimistis bisa menerapkan permainan menyerang di Persija. Dia percaya, akan ada dukungan dari manajemen untuk itu dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas.

"Tentu akan diskusi dengan orang-orang di Persija untuk mendatangkan pemain-pemain asing yang bagus, dan setelah itu kita bisa melakukan permainan menyerang yang agresif di tim," kata Shin.

3. Persija sudah identik dengan permainan menyerang

Prosesi perkenalan Shin Tae Yong sebagai pelatih baru Persija di JIS. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Di musim 2025/26, Persija memang identik dengan permainan menyerang. Di bawah asuhan Mauricio Souza, tim Macan Kemayoran menjelma jadi tim yang aktif di setiap laga, tidak reaktif dan menunggu.

Namun, tak jarang permainan menyerang ini jad bumerang kala Persija bersua tim dengan pertahanan apik. Jadi bagi Shin Tae Yong, sejatinya dia tak perlu memaksakan main menyerang jika memang akhirnya tak efektif.

Editorial Team

Related Article