Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sumsel United Juara EPA Championship U-19, Persiku Runner-Up
EPA Championship 2026 tuntas terlaksana. (Dok. I.League)
  • Sumsel United menjuarai EPA Championship U-19 2026 setelah menang tipis 3-2 atas Persiku Kudus di final yang berlangsung ketat di Lapangan Akademi Garudayaksa.
  • Pelatih Ardi Hernando menilai kunci kemenangan Sumsel United adalah konsistensi dan latihan rutin yang menjaga fisik serta kualitas permainan sepanjang kompetisi.
  • Pelatih Persiku, Yulian Syahreva, menganggap kekalahan sebagai pelajaran penting tentang disiplin dan konsistensi, sekaligus memuji EPA Championship sebagai ajang positif bagi perkembangan pemain muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 tuntas terlaksana pada Sabtu (16/5/2026). Sumsel United keluar sebagai juara usai mengalahkan Persiku Kudus dalam laga final di Lapangan Akademi Garudayaksa.

Laga final berjalan ketat, dengan skor akhir 3-2 untuk keunggulan Sumsel United. Pelatih Sumsel United, Ardi Hernando, mengaku puas dengan capaian anak-anak asuhnya ini.

"Alhamdulillah ya, dari awal kita persiapan menghadapi pertandingan sampai titik terakhir hari ini, kita berjalan alhamdulillah cukup lancar dan anak-anak juga sudah maksimal," ujar Ardi kepada awak media.

1. Buah dari konsistensi Sumsel United

EPA Championship 2026 tuntas terlaksana. (Dok. I.League)

Ardi mengungkapkan, kunci dari keberhasilan Sumsel United juara EPA Championship U-19 ini adalah karena konsistensi. Selama kompetisi, para pemain selalu bisa menjaga diri dan kualitas.

"Alhamdulillah anak-anak dari kita juga tim pelatih selalu menjaga yang namanya fisik, kualitas tim, dan kualitas permainan anak-anak dengan latihan yang rutin," kata Ardi.

2. Kekalahan yang jadi pelajaran bagi Persiku

EPA Championship 2026 tuntas terlaksana. (Dok. I.League)

Dari sisi Persiku, pelatih tim Yulian Syahreva menyebut kekalahan ini jadi sebuah pelajaran bagi anak-anak asuhnya. Terutama, tentang konsistensi yang harus tetap terjaga sepanjang laga.

"Jadi bermain dalam match-nya kita sempat unggul 2-0. Begitu 2-0, kita di-counter, bisa jadi 3-2. Ini sepak bola. Makanya siapa pun dalam bermain tetap harus konsisten, harus serius, dan harus disiplin," kata Yulian.

3. Tanggapan Sumsel United dan Persiku soal EA Championship

EPA Championship 2026 tuntas terlaksana. (Dok. I.League)

Ardi menyebut, salut dengan penyelenggaraan EPA Championship musim ini. Dia juga melihat kualitas semua pemain merata, dan banyak yang layak untuk masuk Timnas kelompok usia. Dia berharap, ajang ini terus ada.

"Harapannya ya bisa lebih baik lagi dari tahun ini. Karena tahun ini menurut kami cukup baik dan sangat luar biasa. Mudah-mudahan tahun depan lebih baik lagi," ujar Ardi.

Senada dengan Sumsel United, Yulian mewakili Persiku menyebut EPA Championship ini adalah sesuatu yang positif. Di ajang ini, para pemain muda belajar berkompetisi dan berkembang di setiap laga.

"EPA Championship ini merupakan hal yang positif. Karena ini wadah untuk pemain buat berkembang. Yang notabene bukan masalah kalah-menang atau juara pun, tapi bagaimana menjalani prosesnya sebaik mungkin," ujar Yulian.

Berikut daftar juara EPA Championship U-19 2025/26

Juara: Sumsel United

Runner-up: Persiku Kudus

Peringkat tiga: Kendal Tornado

Peringkat empat: Adhyaksa Banten FC

Editorial Team