Sesal Fadly Alberto Usai Lepaskan Tendangan Kungfu di EPA

- Fadly Alberto, pemain Bhayangkara FC U-20, menyesal setelah melakukan tendangan kungfu ke pemain Dewa United U-20 dalam laga Elite Pro Academy di Semarang.
- Dalam video permintaan maafnya, Fadly mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada Rakha Nurkholis, tim Dewa United, manajemen Bhayangkara FC, serta rekan setimnya.
- Fadly juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia dan Timnas karena tindakannya dianggap mencoreng nama baik sepak bola nasional.
Jakarta, IDN Times - Penyesalan memang selalu datang terlambat. Itulah yang dialami pemain Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto, usai melepaskan tendangan kungfu di laga Elite Pro Academy (EPA) lawan Dewa United U-20.
"Saya Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara FC U-20, dengan sadar memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saat melawan Dewa United U-20," ujar Fadly dalam video di akun Instagram-nya.
1. Fadly meminta maaf kepada semua pihak
Dalam video tersebut, Fadly pun mengungkapkan permintaan maaf. Dia mengakui, tendangan kungfunya ke arah pemain Dewa United U-20 itu adalah sesuatu yang bodoh dan merugikan tim.
"Secara khusus, saya meminta maaf kepada Rakha Nurkholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh ini. Dan untuk tim Bhayangkara FC, saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," ucap Fadly.
2. Meminta maaf juga kepada masyarakat

Selain kepada pihak klub dan pemain yang ditendang, Fadly juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas perilakunya. Dia sadar, apa yang diperbuatnya sudah menimbulkan kegaduhan.
"Dan untuk Timnas Indonesia, saya meminta maaf karena perbuatan mencoreng nama baik Timnas Indonesia. Kepada masyarakat Indonesia saya meminta maaf atas kegaduhan akibat tindakan saya," kata Fadly.
3. Tendangan kungfu Fadly memang bikin heboh
Fadly melepaskan tendangan kungfu kala Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 dalam laga EPA di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026). Tindakannya ini menghebohkan seluruh masyarakat Indonesia.
Ironisnya, tendangan kungfu Alberto dibarengi dua hal. Pertama, perayaan HUT PSSI ke-96 dan kegagalan Timnas U-17 melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Semua terjadi di tanggal yang sama, 19 April 2026.

















