Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta akhirnya harus menerima hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, buntut dari insiden yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Namun, Persija dipastikan tak mendapatkan sanksi pengurangan poin seperti yang digembar-gemborkan sebelumnya.
Dalam sesi jumpa pers di Kantor I.League, Rabu (21/10/2026), Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memaparkan ada sederet hukuman yang diterima Persija akibat insiden di laga melawan Persita Tangerang pekan lalu. Salah satu yang terberat adalah larangan away setengah musim bagi fans.
"Dan khusus Persija, dilarang datang ke away selama setengah musim. Memang jumlah pertandingan dilarang hadir partai away yang Persija hadiri, khusus Super League," kata Ferry.
Selain pelarangan away selama setengah musim, Persija juga mendapatkan denda sebesar Rp90 juta. Rinciannya, denda Rp30 juta karena keributan suporter, dan Rp60 juta karena adanya suar yang menyala di dalam stadion.
Selain Persija, Persita juga mendapatkan hukuman buntut dari kericuhan ini. Suporter Persita tidak diperbolehkan away saat berlaga melawan Persija, serta sanksi denda sebesar Rp40 juta.
"Panpel Persita diputuskan Komdis PSSI mendapatkan sanksi Rp40 juta akibat gagal menjalankan tanggung jawab ketertiban, poin penting bahwa Persita dalam hal ini tuan rumah," kata
Selama beberapa pekan terakhir, Persija memang terlibat dalam banyak insiden, baik di dalam maupun luar lapangan. Sebelum keributan saat melawan Persita, oknum suporter Macan Kemayoran juga sempat melakukan penyerangan terhadap bus Persib U-18.
