Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mehdi Taremi: Iran Rasakan Banyak Ketegangan di Piala Dunia 2026
Penyerang Timnas Iran, Mehdi Taremi (09), menyapa merasakan ketegangan di Piala Dunia 2026. (Foto: Karim JAAFAR/AFP)
  • Mehdi Taremi mengungkapkan suasana menjelang Piala Dunia 2026 terasa lebih tegang dibanding edisi sebelumnya, dengan atmosfer yang berbeda sejak masa persiapan hingga mendekati turnamen.
  • Masalah visa bagi 14 staf tim Iran membuat persiapan terganggu dan menambah tekanan, terutama karena seluruh laga fase grup mereka akan berlangsung di Amerika Serikat.
  • Taremi menegaskan tetap fokus menghadapi pertandingan meski situasi non-teknis memengaruhi emosi pemain, karena Piala Dunia menjadi panggung penting dalam kariernya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Striker tim nasional Iran, Mehdi Taremi, membagikan pengalamannya menjelang Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Alih-alih merasakan euforia seperti turnamen sebelumnya, ia justru mengaku kali ini terasa lebih tegang dan tidak sepenuhnya ideal bagi para pemain.

Sebagai pemain yang sudah tampil di beberapa edisi Piala Dunia, Taremi membandingkan pengalaman sebelumnya. Menurutnya, ada perbedaan besar dalam suasana sejak masa persiapan hingga mendekati turnamen dimulai.

Taremi mengaku atmosfer yang ia rasakan kali ini berbeda dari pengalaman sebelumnya di Piala Dunia.

“Sayangnya, saya tidak merasakannya saat ini. Saat ini ada banyak ketegangan di Piala Dunia ini,” ujar Mehdi Taremi, dikutip dari ESPN melalui penerjemah.

Ia menilai ketegangan tersebut justru hadir bukan dari ranah sepak bola, tetapi dipengaruhi situasi di luar lapangan yang ikut membayangi perjalanan tim.

1. Euforia Piala Dunia seperti biasanya tak lagi dirasakan Iran

Taremi menggambarkan dalam pengalaman sebelumnya, Piala Dunia selalu menghadirkan euforia khas yang hangat dan penuh semangat begitu tim tiba di negara tuan rumah.

“Saya sudah tampil di tiga Piala Dunia, dan mereka selalu bilang begitu Anda turun dari pesawat dan memasuki negara tuan rumah, ada euforia yang unik berupa keramahan dan nuansa hangat,” kata Taremi.

Namun, kondisi itu tak dirasakan di ajang serupa edisi kali ini.

2. Isu visa membuat persiapan Iran terganggu

Salah satu hal yang turut memengaruhi pengalaman Taremi dan tim adalah situasi administratif terkait perjalanan. Sebanyak 14 staf tim dilaporkan tidak mendapatkan visa untuk masuk ke Amerika Serikat.

Meski tidak masuk ke ranah teknis secara detail, Taremi menilai kondisi tersebut ikut menambah ketegangan yang dirasakan tim jelang turnamen besar ini.

Situasi ini membuat persiapan Iran tidak sepenuhnya berjalan mulus, terutama dari sisi manajemen dan dukungan teknis tim.

Sementara, seluruh pertandingan fase grup Iran akan berlangsung di wilayah AS, meski tim sempat memindahkan basis latihan ke Tijuana, Meksiko, atas saran FIFA.

3. Taremi berusaha fokus ke pertandingan Piala Dunia

Meski situasi di luar lapangan cukup kompleks, Iran tetap berusaha untuk fokus pada pertandingan. Namun, tak dipungkiri hal itu membeir dampak secara emosi bagi para pemain.

“Sayangnya, saya tidak merasakannya saat ini. Saat ini ada banyak ketegangan di Piala Dunia ini. Anda bisa merasakannya di atmosfer,” beber bomber Olympiacos itu.

Meski mengakui adanya ketegangan, Taremi tetap menegaskan dirinya berusaha menjaga fokus sebagai pemain profesional. Piala Dunia tetap menjadi panggung terbesar dalam kariernya, sehingga konsentrasi di lapangan menjadi prioritas utama.

Iran dijadwalkan menjalani laga-laga fase grup di Amerika Serikat, termasuk pertandingan di California dan Seattle. Di tengah situasi yang kompleks, Iran harus bersaing ketat di Grup G dengan lawan kuat macam Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Editorial Team

Related Article