Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Timnas Putri U-17 Bertolak ke Pusat Sepak Bola Dunia di Prancis
Timnas Putri Indonesia U-17 saat berlatih (Dokumentasi PSSI)
  • Timnas Putri Indonesia U-17 berangkat ke Clairefontaine, Prancis, untuk menjalani pemusatan latihan selama sepekan hasil kerja sama antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).
  • Di bawah pelatih Timo Scheunemann, para pemain akan mengikuti kurikulum pelatihan modern, melakukan uji coba, serta menjalani observasi guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme mereka.
  • Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut keberangkatan ini sebagai langkah awal transformasi sepak bola putri Indonesia dengan fokus pada peningkatan kualitas fisik, taktik, dan mental pemain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Timnas Putri Indonesia U-17 baru saja berangkat ke Clairefontaine, Prancis, pada Minggu (3/5/2026). Di sana, Timnas Putri U-17 akan menjalani pemusatan latihan selama sepekan.

Clairefontaine bukan tempat kaleng-kaleng. Lokasi itu dikenal sebagai pusat pelatihan sepak bola kelas dunia yang sudah melegenda. Keberangkatan Timnas Putri U-17 bisa terwujud karena kerja sama antara PSSI dengan Federasi Sepak Bola Prancis, FFF.

1. Gak cuma latihan, tapi juga uji coba dan observasi

Timnas Putri Indonesia U-17 saat berlatih (Dokumentasi PSSI)

Berada di bawah arahan pelatih Timo Scheunemann, Timnas Putri U-17 akan berlatih demi mengasah kemampuannya. Tak cuma itu, mereka akan diberikan kurikulum pelatihan modern.

Uji coba juga akan dilakoni oleh Timnas Putri U-17. Selain itu, akan ada observasi yang dilakukan terhadap seluruh pemain.

2. Kesempatan yang langka

Pelatih Timnas Putri Indonesia U-17, Timo Scheunemann (Dokumentasi PSSI)

Timo merasa TC di Clairefontaine begitu berharga buat proses pengembangan sepak bola putri. Kerja sama PSSI dengan FFF, menurut Timo, harus dimanfaatkan demi meningkatkan kualitas sepak bola putri Indonesia.

"Kesempatan berlatih di Clairefontaine adalah momentum langka. Kami ingin para pemain menyerap sebanyak mungkin ilmu, kedisiplinan, dan mentalitas profesional dari lingkungan sepak bola terbaik di dunia," ujar Timo dalam keterangan resminya, Minggu (3/5/2026).

3. Awal dari transformasi sepak bola putri

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada FFF atas keterbukaan dan dukungan dalam pengembangan talenta sepak bola putri Indonesia. Menurut Erick, keberangkatan Timnas Putri U-17 menjadi awal dari rencana besar transformasi sepak bola putri.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Federasi Sepak Bola Perancis atas keterbukaan, dukungan, serta kesempatan yang diberikan kepada para pemain muda Indonesia untuk belajar langsung di lingkungan sepak bola kelas dunia. Pengiriman pemain ke luar negeri bukan sekadar program jangka pendek, tetapi merupakan komitmen kami untuk menaikkan standar kualitas fisik, taktik, dan mental pemain Timnas agar mampu bersaing di level global," ujar Erick di Jakarta.

Editorial Team