Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
HP itel
HP itel (itel-life.com)

Intinya sih...

  • itel menggunakan chipset UNISOC yang rawan peretasan, namun ideal untuk HP murah

  • Nama produk itel mirip dengan merek lain, seperti Samsung dan Huawei

  • itel hanya menjual HP murah, mulai dari Rp1 juta hingga Rp2 jutaan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Industri HP kerap memberikan kejutan bagi konsumen. Salah satu kejutannya adalah kehadiran merek HP menarik bernama itel. itel merupakan merek HP bagian dari Transsion Holdings yang pertama kali memasarkan produknya di kawasan Afrika medio pada 2007. Sejak saat itu, ia terus berkembang dan namanya kain melejit di benua Afrika.

Perlahan tapi pasti itel mulai melakukan ekspansi ke daerah lain. Akhirnya merek ini sampai di Indonesia pada 2020 dan berfokus berjualan smartphone terjangkau. Bagaimana sepak terjang itel di Indonesia? Apa saja ciri khas, strategi penjualan, dan taktik bisnis itel? Yuk, ulik dan kupas tuntas lebih dalam lewat berbagai fakta menarik berikut!

1. Sering menggunakan chipset UNISOC

HP itel (itel-life.com)

Berbeda dari merek lain yang sering menggunakan chipset Snapdragon atau MediaTek, itel lebih akrab menggunakan UNISOC. Ada itel City 100 yang menggunakan UNISOC T7250. itel S23 dan itel S23+ juga menggunakan UNISOC T606 dan Tiger T616. Hal tersebut menjadi pisau bermata dua bagi itel. Di satu sisi chipset UNISOC ideal untuk HP murah. Namun, performa dan fiturnya kurang lengkap.

Dilansir The Hacker News, keamanan chipset UNISOC kurang kuat sehingga rawan akan peretasan. Peretasan mengancam pengguna karena data pribadi bisa dicuri. Untuk gaming chipset juga kurang optimal karena punya clock speed, GPU kurang powerful, dan proses fabrikasi yang kuno. Hanya ada beberapa chipset UNISOC yang bisa dibilang powerful, yaitu UNISOC T8300 dan T8200.

2. Nama produknya mirip dengan merek lain

HP itel (itel-life.com)

itel terkenal karena satu hal di Indonesia, yaitu penamaan produknya yang cukup "berani". Produk itel memiliki nama yang mirip dengan merek lain. Beberapa di antaranya adalah itel S25, S25 Ultra, dan S23+ yang namanya serupa dengan Samsung Galaxy S series. Ada juga itel P series seperti itel P55 5G dan P65 yang namanya mirip dengan HUAWEI P series. itel A series juga unik karena mirip dengan OPPO A series dan Samsung Galaxy A series. Namun, di sisi lain ada juga model yang namanya benar-benar fresh seperti itel RS dan City series.

3. Hanya menjual HP murah

HP itel (itel-life.com)

itel hanya berfokus memasarkan HP murah yang harganya sekitar Rp1 juta--Rp2 jutaan. Tak jarang, merek asal Cina tersebut juga menjual smartphone super terjangkau yang banderolnya kurang dari Rp1 jutaan. Ada itel City 100 yang dijual dengan harga Rp1,3 jutaan. Sedikit lebih mahal, ada itel S25 Ultra yang harganya Rp2,2 jutaan. itel P55 5G yang sudah mendukung jaringan 5G juga sangat terjangkau, yaitu dijual di kisaran Rp1,3 jutaan. Karena harganya yang miring, HP itel sangat cocok buat konsumen dengan budget terbatas.

4. Baru masuk ke Indonesia pada tahun 2020

HP itel (itel-life.com)

itel baru masuk ke pasar Indonesia pada 2020. Saat pertama masuk itel meluncurkan dua produk, yaitu Vision1 Plus dan Vision1 yang harganya Rp1 jutaan. Menariknya, pada 2023 itel sempat menghebohkan pasar Tanah Air dengan merilis itel P40 yang harganya di bawah Rp1 jutaan. Di balik harga murahnya, HP ini memiliki baterai besar, performa yang cukup tinggi, dan layar yang luas. Seletah sukses dengan P40, itel terus memborbardir pasar dengan berbagai produk, seperti itel P55, A80, hingga RS4.

5. Dinaungi oleh Transsion Holdings

HP itel (itel-life.com)

itel bukanlah merek yang berdiri sendiri. Sebaliknya, itel dinaungi oleh satu perusahaan induk, yaitu Transsion Holdings. Selain itel, Transsion Holdings juga menaungi dua merek HP lain, yaitu Infinix dan TECNO. Jadi, jangan heran jika ketiga merek tersebut memiliki banyak kesamaan. Dilansir MoPhoneParts dan Equal Ocean, Transsion Holdings merupakan perusahaan asal Cina yang mampu menguasai pasar HP Afrika. Hal tersebut dapat tercapai karena Transsion Holdings berfokus menjual HP murah dengan spesifikasi tinggi dan fitur melimpah, sangat cocok dengan kebutuhan konsumen Afrika.

itel bukan merek HP abal-abal yang bisa dianggap remeh. Merek ini terus konsisten menjual smartphone murah dengan banyak fitur. itel memang memiliki kelas atau kasta yang berbeda dari Samsung, Xiaomi, OPPO, dan Apple. Namun, ia memiliki pasarnya sendiri dan tak perlu mengikuti strategi merek raksasa dalam berjualan di Indonesia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team