ilustrasi iPad Pro (unsplash.com/绵 绵)
Kenaikan harga berpotensi menjadi tantangan bagi iPad mini 8, terutama karena lini ini selama ini menawarkan kombinasi ukuran ringkas dan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan iPad kelas atas. Situasi tersebut juga dapat memengaruhi pertimbangan konsumen yang sedang mencari tablet untuk kebutuhan produktivitas. Berkat anggaran yang mendekati harga iPad mini 8, sebagian calon pembeli mungkin mulai membandingkannya dengan iPad Pro 11 inci yang menggunakan chipset kelas atas dan terkadang tersedia dengan potongan harga di sejumlah peritel.
Perbandingan tersebut tentu bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna. iPad mini tetap memiliki keunggulan dari sisi ukuran dan portabilitas, sedangkan tablet berukuran lebih besar dapat menawarkan ruang kerja yang lebih luas. Karena itu, pilihan terbaik tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi, tetapi juga cara perangkat digunakan sehari-hari. Bagi pengguna yang mengutamakan perangkat ringkas untuk membaca, bepergian, atau menjalankan aktivitas hanya menggunakan satu tangan, iPad mini 8 mungkin tetap menarik jika seluruh peningkatannya terealisasi. Namun, bagi pemilik iPad mini 7 yang masih berfungsi dengan baik, kenaikan harga tersebut bisa menjadi alasan untuk menunda upgrade.
Pada akhirnya, iPad mini 8 berpotensi menjadi pembaruan besar bagi lini tablet ringkas Apple. Layar OLED, chipset A20 Pro, RAM yang lebih besar, kamera depan dan sistem speaker yang diperbarui terdengar menjanjikan. Namun, jika harga 799 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp14,3 jutaan benar-benar diterapkan, Apple perlu meyakinkan konsumen bahwa berbagai peningkatan tersebut cukup bernilai untuk menutupi kenaikan harga yang signifikan.