Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengapa Seri Mix Kerap Jadi Kelinci Percobaan Inovasi Xiaomi?

Xiaomi Mi MIx Alpha
Xiaomi Mi MIx Alpha (in.event.mi.com)
Intinya sih...
  • Seri Mix sebagai laboratorium inovasi XiaomiSejak seri Mix generasi pertama debut pada 2016, Xiaomi langsung menunjukkan terobosan berupa desain layar yang hampir tanpa bezel.
  • Eksperimen desain yang tidak biasaEksperimen Xiaomi melalui seri Mix tidak berhenti pada layar bezel-less saja. Sebagai contoh, Xiaomi Mi Mix 3 yang menghadirkan mekanisme slider manual untuk menyembunyikan kamera depan.
  • Teknologi kamera dan sensor sebagai ajang uji cobaSektor kamera juga menjadi fokus eksperimen di seri Mix. Kehadiran kamera under-display pada Xiaomi Mix 4 menjadi bukti nyata pendekatan ini.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejak pertama kali diperkenalkan, seri Mix tidak dirancang sebagai seri yang membidik penjualan massal. Xiaomi justru menempatkannya sebagai panggung untuk memamerkan teknologi dan desain futuristik yang belum tentu langsung diterima pasar secara luas. Pendekatan ini membuat seri Mix tampil berbeda dibanding jajaran flagship lain yang secara konsep cenderung main aman.

Dari satu generasi ke generasi berikutnya, seri Mix hampir selalu hadir membawa inovasi baru. Mulai dari layar nyaris tanpa bezel, rancangan bodi yang tidak lazim, hingga teknologi kamera eksperimental, semuanya lebih dulu diuji di seri ini. Lantas, apa yang membuat seri Mix begitu sering dijadikan “kelinci percobaan” inovasi oleh Xiaomi? Mari kita bahas lebih lanjut.

1. Seri Mix sebagai laboratorium inovasi Xiaomi

Xiaomi Mi Mix
Xiaomi Mi Mix (youtube.com/GadgetIn)

Sejak seri Mix generasi pertama debut pada 2016, Xiaomi langsung menunjukkan terobosan berupa desain layar yang hampir tanpa bezel. Kala itu, pendekatan layar penuh masih sangat jarang karena adanya kompromi pada posisi kamera depan dan sensor. Xiaomi menyadari bahwa keputusan tersebut berisiko memunculkan kritik. Namun, seri Mix dipilih sebagai platform yang tepat untuk menguji ide radikal tersebut.

Berbeda dari seri flagship Xiaomi pada umumnya, wajar saja bila Xiaomi hanya dirilis beberapa tahun sekali karena konsep yang dibawa lebih berani dan cenderung eksperimental. Pola ini memperkuat anggapan bahwa Mix berfungsi sebagai laboratorium inovasi internal. Dari sinilah Xiaomi bisa menilai reaksi pasar sebelum teknologi serupa diterapkan ke seri lain.

2. Eksperimen desain yang tidak biasa

Xiaomi Mix 4
Xiaomi Mix 4 (mi.com)

Eksperimen Xiaomi melalui seri Mix tidak berhenti pada layar bezel-less saja. Sebagai contoh, Xiaomi Mi Mix 3 yang menghadirkan mekanisme slider manual untuk menyembunyikan kamera depan. Desain ini dibuat agar tampilan layar tetap bersih tanpa notch. Meski unik, mekanisme tersebut juga membawa tantangan dari segi kenyamanan penggunaan.

Selanjutnya, eksperimen tersebut berlanjut pada Xiaomi Mix 4 yang menjadi salah satu perangkat Xiaomi pertama yang menghadirkan kamera di bawah layar. Meski begitu, kualitas foto dari kamera depannya belum optimal, karena teknologi under-display camera (UDC) generasi awal saat itu masih memiliki keterbatasan. Namun, Xiaomi tetap berani mengimplementasikan inovasi ini. Hal inilah yang menegaskan bahwa seri Mix memang dirancang sebagai sarana uji coba teknologi yang belum sepenuhnya matang.

3. Teknologi kamera dan sensor sebagai ajang uji coba

kamera Xiaomi MIX 4
kamera Xiaomi MIX 4 (mi.com)

Sektor kamera juga menjadi fokus eksperimen di seri Mix. Kehadiran kamera under-display pada Xiaomi Mix 4 menjadi bukti nyata pendekatan ini. Meskipun teknologinya belum sempurna, langkah tersebut membuka peluang untuk pengembangan generasi berikutnya. Xiaomi tampaknya lebih mementingkan proses inovasi ketimbang hasil instan.

Berdasarkan laporan Gizmochina, informan Smart Pikachu melalui akun Weibo menyebut bahwa Xiaomi Mix 5 berpotensi menghadirkan teknologi 3D facial recognition di bawah layar. Jika terwujud, fitur ini akan menjadi terobosan signifikan di industri smartphone. Konsistensi strategi Mix sebagai platform pengujian teknologi berisiko tinggi pun tetap terlihat jelas.

4. Konsep ekstrem dan perangkat lain di luar seri angka

Xiaomi MIX Flip
Xiaomi MIX Flip (mi.com)

Di luar smartphone yang memiliki penomoran berupa angka, Xiaomi juga pernah menghadirkan konsep ekstrem seperti Mi MIX Alpha. Smartphone ini menampilkan layar yang membungkus hampir seluruh bodi perangkat (wrap-around display) dengan rasio layar-ke-bodi lebih dari 180 persen. Meski tidak dipasarkan secara luas, Mi Mix Alpha berfungsi sebagai demonstrasi kemampuan teknologi Xiaomi. Xiaomi juga memperluas arena eksperimennya lewat perangkat yang lebih kompleks seperti Mi Mix Fold (layar lipat) dan Mix Flip. Perangkat ini membawa teknologi layar baru, mekanisme lipat yang cukup rumit, dan desain premium.

Melalui berbagai generasi, terlihat jelas bahwa seri Mix memegang peran strategis bagi Xiaomi. Seri ini menjadi wadah untuk menguji ide baru, menilai respons pasar, dan mengembangkan teknologi masa depan. Tidak semua inovasi berakhir sukses secara komersial, tetapi kontribusi Mix terhadap perkembangan teknologi smartphone sangat signifikan. Inilah sebabnya seri ini sering dijuluki “kelinci percobaan” inovasi Xiaomi.

Pendekatan ini justru memperkuat reputasi Xiaomi sebagai merek smartphone yang berani bereksperimen. Teknologi yang pertama kali diuji di seri Mix sering kali kemudian diadaptasi ke seri produk mainstream. Dengan strategi ini, Xiaomi mampu terus berinovasi tanpa mengorbankan kestabilan produk utamanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

3 Cara Microsoft Dorong Kamu Tetap Pakai Edge dan Tinggalkan Chrome

06 Jan 2026, 07:20 WIBTech