Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Masalah yang Sering Terjadi setelah Update Software HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Azamat E)
  • Update software HP bisa memunculkan masalah seperti sistem melambat, bug, aplikasi error, hingga overheat meski bertujuan meningkatkan performa dan fitur.
  • Sistem dan aplikasi butuh waktu beradaptasi setelah update, menyebabkan kinerja berat sementara serta potensi crash atau fitur tidak berfungsi optimal.
  • Beberapa pembaruan dapat mengurangi fitur tertentu karena keterbatasan hardware atau kebijakan produsen, sehingga pengguna perlu cermat sebelum melakukan update.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pembaruan perangkat lunak atau update software adalah kegiatan meningkatkan sistem di HP. Pembaruan bisa meningkatkan berbagai aspek, mulai dari penambahan fitur, peningkatan daya tahan baterai, hingga meningkatkan performa. Namun, terkadang update software justru memunculkan masalah baru.

Beberapa di antaranya adalah munculnya bug, aplikasi tidak berjalan optimal, dan terjadi overheat. Tentunya, semua masalah tersebut bisa menjadi masalah jika terjadi dalam waktu yang lama. Bagaimana cara mengatasinya dan apa yang menyebabkan semua masalah tersebut? Cari tahu jawabannya di artikel berikut, yuk!

1. Sistem menjadi lebih berat

ilustrasi HP (unsplash.com/Árpád Czapp)

Setelah melakukan update software sistem akan terasa lebih berat dan HP menjadi lebih lemot. Hal tersebut akan berlangsung selama 1-2 hari setelah melakukan update software. Sebab, sistem dan hardware sedang beradaptasi dengan software yang baru. Dilansir Cellular Port, sistem di HP sedang menyesuaikan diri dengan banyak hal, mulai dari peningkatan sumber daya di sistem, kehadiran fitur baru, adanya settings baru di aplikasi bawaan, dan banyak terjadi kegiatan di background atau latar belakang.

2. Muncul bug dan masalah sistem

ilustrasi HP (unsplash.com/Alvaro Reyes)

Dilansir Android Police, beberapa bug yang kerap terjadi setelah update software adalah widget yang tidak berfungsi, daya tahan baterai menurun, hingga tampilan teks dan gambar menjadi tidak jelas. Biasanya, bug bisa diatasi dengan melakukan restart pada HP. Kamu bisa melaporkannya ke produsen agar mereka memberikan update tambahan untuk memperbaiki semua bug tersebut. Jika tidak ada tanggapan atau update tambahan, maka kamu harus menunggu hingga bug hilang dengan sendirinya.

3. Beberapa aplikasi tidak berjalan optimal

ilustrasi HP (unsplash.com/Emiliano Cicero)

Setelah melakukan update, beberapa aplikasi akan berjalan dengan tidak optimal, entah itu aplikasi bawaan atau pihak ketiga. Aplikasi bisa mengalami crash, beberapa fitur tidak bisa digunakan, atau aplikasi terasa sangat lemot. Hal tersebut dapat terjadi karena aplikasi butuh waktu untuk menyesuaikan sistemnya dengan update software yang baru. Setelah beberapa saat aplikasi akan berjalan normal. Tak jarang aplikasi juga akan mendapat update agar bisa berjalan optimal di software yang baru.

4. HP mengalami kenaikan suhu atau overheat

ilustrasi HP (unsplash.com/Adrien)

Tak hanya setelah melakukan update, kenaikan suhu juga bisa terjadi saat update software sedang berjalan. Dilansir CNET, ada beberapa cara untuk mencegahnya, yaitu taruh HP di tempat yang dingin, jangan gunakan HP untuk melakukan kegiatan berat, dan restart HP setelah update selesai. Berbagai pengguna di banyak forum juga mengeluhkan kalau update software membuat HP mereka mengalami overheat (panas berlebih). Masalah tersebut bisa diatasi dengan menunggu update tambahan atau hindari menggunakan HP untuk pekerjaan berat.

5. Terdapat pengurangan fitur

ilustrasi HP (unsplash.com/Andrey Matveev)

Hal ini memang jarang terjadi, tapi update software bisa membuat HP kehilangan beberapa fitur. Beberapa di antaranya adalah resolusi perekaman video yang menjadi lebih rendah, beberapa fitur game mode akan hilang, hingga kustomisasi yang lebih terbatas. Pengurangan fitur tersebut dilakukan karena adanya limitasi hardware, fitur yang ada dianggap tidak optimal dan produsen memaksa kamu untuk upgrade ke produk terbaru. Jika hal tersebut sudah terjadi, maka kamu tak bisa melakukan apa pun.

Update software tak selamanya menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas HP. Di beberapa kasus, update software justru bisa membuat HP kehilangan banyak hal. Kamu juga harus cermat dalam melakukan update software. Selalu baca apa saja yang terjadi saat update terinstal dan biasakan lakukan update jika sudah stabil.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team