Huawei terus mengembangkan PaperMatte Display sebagai salah satu teknologi layar yang digunakan pada lini tabletnya. Alih-alih mengandalkan layar biasa yang kemudian dilapisi film anti-glare, perusahaan mengembangkan permukaan layar melalui proses manufaktur yang lebih kompleks untuk mengurangi pantulan sekaligus mempertahankan kejernihan tampilan.
Salah satu bagian menarik dari proses tersebut berada pada konstruksi kacanya. Huawei mengatakan PaperMatte Display dibuat melalui proses manufaktur kaca sebanyak 27 lapisan untuk menghasilkan karakter permukaan yang terasa menyerupai kertas ketika disentuh maupun digunakan untuk menulis menggunakan stylus.
Teknologinya juga terus dikembangkan sejak pertama kali dibawa Huawei ke tablet pada 2023. Generasi berikutnya memanfaatkan nanoscale anti-glare etching hingga teknologi semiconductor photolithography untuk meningkatkan keseragaman permukaan dan kejernihan layar, sekaligus mempertahankan karakter anti-glare yang menjadi fokus PaperMatte Display.
