Konsultan solusi Microsoft memperingatkan bahwa dia hampir menjadi korban penipuan yang berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), yang disebut sebagai "super realistic AI scam call". Penjahat dengan model ini mampu menipu, bahkan dengan pengguna yang paling berpengalaman.
Google diketahui telah menerapkan perlindungan yang semakin canggih terhadap mereka yang ingin membahayakan akun Gmail pengguna. Meski begitu, faktanya peretas yang menggunakan serangan berbasis AI juga terus berkembang.
Menurut data Google sendiri, saat ini terdapat lebih dari 2,5 miliar pengguna layanan Gmail. Maka, tidak mengherankan jika layanan ini menjadi sasaran empuk bagi para peretas dan penipu.