Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perbedaan Pengecasan iPhone dan HP Android, Lain Tata Cara

3 min read
Perbedaan Pengecasan iPhone dan HP Android, Lain Tata Cara
ilustrasi iPhone dicas (unsplash.com/Nguyễn Hiệp)
  • iPhone mengandalkan Power Delivery (PD) untuk pengisian cepat, sedangkan Android memakai PD, PPS, atau protokol khusus seperti SuperVOOC, FlashCharge, dan Mi Fast Charging.
  • Daya pengisian iPhone umumnya lebih rendah, hingga 60W pada iPhone 18 Pro; Android bervariasi dari 18W hingga 240W, tergantung model dan merek.
  • iPhone dan Android kini memakai USB-C serta bisa berbagi charger berprotokol PD; charger tanpa PD dapat membuat pengisian iPhone lambat dan fast charging tidak aktif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

iPhone 18 Pro series yang baru dirilis di Indonesia mendapat sambutan positif dari pencinta gadget Tanah Air. Banyak orang yang tertarik membelinya meskipun harganya mengalami kenaikan. Sebelum beli iPhone baru, ada banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya soal pengecasan.

Bagi yang sebelumnya pakai HP Android, mungkin akan sedikit kaget dengan pengisian daya iPhone yang sedikit berbeda. Perbedaan pengecasan iPhone dan HP Android mencakup banyak aspek mulai dari jenis port, kecepatan, hingga protokolnya. Yuk, kita ulik semua perbedaan tersebut agar kamu tak bingung!

  1. 1. Perbedaan protokol pengecasan

    ilustrasi HP dicas
    ilustrasi HP dicas (unsplash.com/Onur Binay)

    Laman PITAKA menjelaskan bahwa iPhone menggunakan protokol pengecasan Power Delivery (PD). Protokol tersebut membuat iPhone bisa menggunakan fast charging dengan tetap memperhatikan efisiensi dan keamanan perangkat. Pengecasan di HP Android lebih rumit karena tidak semuanya menggunakan protokol PD.

    Beberapa merek HP Android seperti Samsung menggunakan PD, sama seperti iPhone. Selain PD, pengecasan Samsung juga mendukung fitur Programmable Power Supply (PPS) yang hadir di PD 3.0. Merek lain seperti OPPO, vivo, dan Xiaomi sebenarnya juga mendukung PD. Namun, kebanyakan merek China juga memiliki protokol pengecasan tersendiri seperti Mi Fast Charging (Xiaomi), FlashCharge (vivo), dan SuperVOOC (OPPO).

  2. 2. Perbedaan daya pengecasan

    ilustrasi iPhone dicas
    ilustrasi iPhone dicas (unsplash.com/Brad)

    Umumnya, iPhone memiliki daya pengisian yang lebih rendah daripada HP Android. Jika mengacu pada spesifikasi resminya, iPhone dengan daya pengisian daya tertinggi adalah iPhone 18 Pro series dengan daya hingga 60 watt. Ada juga iPhone 17 Pro series yang daya pengecasannya hingga 40 watt. Sementara itu, model lama seperti iPhone 11 Pro dan iPhone 13 Pro series hanya mendukung daya 18 hingga 20 watt.

    HP Android memiliki daya yang jauh lebih ngebut, bahkan mencapai ratusan watt. Samsung Galaxy S26 Ultra jadi salah satu flagship Android dengan daya yang "cukup kecil", yaitu 60 watt. Xiaomi 18 Pro mendukung daya pengecasan 90 watt. Ada juga HP anomali seperti realme GT5 240W yang mendukung daya hingga 240 watt. Misalnya, pun ada HP Android dengan daya pengecasan rendah, seperti 18–25 watt. Biasanya, HP tersebut adalah HP entry-level.

  3. 3. Perbedaan port atau kabel yang digunakan

    ilustrasi kabel type C
    ilustrasi kabel type C (unsplash.com/Mishaal Zahed)

    Sekarang iPhone dan HP Android sudah menggunakan port dan kabel USB-C. Hal tersebut memudahkan pengguna untuk mencari charger. Namun, laman BenQ menerangkan bahwa iPhone baru berpindah ke USB-C pada 2025 pada peluncuran iPhone 15 series. Perpindahan tersebut terjadi akibat desakan dari Uni Eropa. Sebelumnya, semua model iPhone menggunakan port dan kabel khusus bernama Lightning.

    HP Android sudah menggunakan USB-C sejak 2015. Letv Le 1, Le 1 Pro, dan Le Max adalah tiga HP Android pertama yang menggunakannya. Setelah itu, semua merek HP Android langsung mengadopsi USB-C dan meninggalkan micro USB yang lebih lemot dan kurang fleksibel. USB-C yang dipakai HP Android dan iPhone juga beragam. Untuk HP flagship umumnya pakai USB 3 dan untuk model yang lebih murah biasanya menggunakan USB 2.

  4. 4. iPhone dan HP Android bisa bertukar charger

    ilustrasi HP dicas
    ilustrasi HP dicas (unsplash.com/Amanz)

    Meski memiliki beberapa perbedaan, sebenarnya kamu bisa bertukar charger iPhone dan HP Android, lho. Artinya, iPhone bisa dicas menggunakan charger HP Android dan begitu pula sebaliknya. Laman UGREEN menjelaskan bahwa hal tersebut bisa dilakukan selama kamu menggunakan charger yang mendukung protokol PD. Jika menggunakan charger HP Android tanpa protokol PD, maka pengisian daya iPhone akan sangat lambat karena fast charging tidak aktif. Sekarang sudah banyak charger pihak ketiga dari berbagai merek yang mendukung PD, sehingga bisa dipakai untuk iPhone, HP Android, tablet, bahkan laptop.

    Sebelum beli charger, pastikan kamu memahami berbagai perbedaan pengecasan iPhone dan HP Android. Jika tak paham, maka bisa terjadi kesalahan ketika mengecas HP. Bisa-bisa, HP mengalami overheat (panas berlebih), fast charging tidak aktif, dan pengecasan akan berjalan sangat lama. Dalam jangka panjang, semua masalah tersebut akan merusak baterai dan komponen HP yang lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More