Kemunculan MacBook Neo berhasil memancing perhatian banyak penggemar teknologi dalam beberapa waktu terakhir. Bukan cuma karena namanya terdengar baru, tetapi juga karena perangkat ini hadir sebagai MacBook dengan harga yang lebih realistis di kisaran Rp10 jutaan. Langkah tersebut terasa cukup berbeda dari identitas Apple yang selama ini dikenal premium dan mahal.
Di sisi lain, tren teknologi juga sedang berubah. Pengguna muda kini lebih tertarik pada perangkat ramah kantong yang tetap modern, powerful, dan mendukung AI. Karena itu, muncul pertanyaan besar yang mulai ramai dibicarakan, yaitu apakah iPhone Neo akan menyusul sebagai strategi baru Apple di era AI saat ini?
