Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Snapdragon X2 Plus Hadir di CES 2026, Seberapa Hebat Performanya?

ilustrasi Snapdragon X2 Plus
ilustrasi Snapdragon X2 Plus (qualcomm.com)
Intinya sih...
  • Performa CPU dan GPU, lompatan besar di kelas ARM laptopSnapdragon X2 Plus hadir dengan CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga dengan kecepatan clock mencapai 4,04 GHz dan peningkatan performa single core hingga 35 persen dibanding generasi sebelumnya.
  • AI 80 TOPS dan efisiensi daya, senjata utama Snapdragon X2 PlusNPU Qualcomm Hexagon dengan kemampuan hingga 80 TOPS memungkinkan pemrosesan AI on device paling tinggi di kelasnya. Efisiensi daya tetap menjadi DNA utama prosesor Snapdragon terbaru.
  • Konektivitas dan keamanan yang ditawarkan oleh Snapdragon X2 PlusDukungan Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, modem Snapdragon X75 5G dengan kecepat
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kehadiran Snapdragon X2 Plus di CES 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Qualcomm semakin serius menantang dominasi prosesor x86 di pasar laptop. Melalui lini Snapdragon X Series, Qualcomm ingin membuktikan bahwa arsitektur ARM bukan lagi sekadar alternatif, tetapi sudah layak menjadi pilihan utama untuk komputasi modern. Apalagi, tren laptop kini bergerak ke arah perangkat tipis, ringan, dan hemat daya tanpa mengorbankan performa.

Bagi kamu yang mengikuti perkembangan Windows on ARM, Snapdragon X2 Plus adalah generasi yang menarik untuk diperhatikan. Qualcomm tidak hanya berbicara soal efisiensi daya, tetapi juga lonjakan performa CPU, GPU, dan kemampuan AI yang jauh lebih matang. Kombinasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan profesional, kreator, hingga pengguna harian yang menginginkan laptop cepat dan tahan lama. Lantas, apakah performa Snapdragon X2 Plus akan membawa standar baru bagi laptop berbasis ARM? Mari kita telusuri bersama pada artikel berikut ini.

1. Performa CPU dan GPU, lompatan besar di kelas ARM laptop

ilustrasi Snapdragon X2 Plus
ilustrasi Snapdragon X2 Plus (qualcomm.com)

Snapdragon X2 Plus hadir dengan mengandalkan CPU Qualcomm Oryon generasi ketiga sebagai pusat tenaganya. CPU ini memiliki konfigurasi hingga 10 core dengan kecepatan clock mencapai 4,04 GHz dan cache hingga 34MB. Qualcomm mengklaim peningkatan performa single core hingga 35 persen dibanding generasi sebelumnya, sekaligus menggunakan daya 43 persen lebih rendah. Artinya, kamu mendapatkan performa yang lebih kencang tanpa harus mengorbankan efisiensi.

Dalam penggunaan nyata, lonjakan ini sangat terasa untuk berbagai aktivitas, mulai dari analisis data hingga editing konten kreatif. Selain itu, multitasking di Windows 11 Copilot+ PC juga menjadi lebih mulus karena CPU tidak hanya cepat, tetapi juga responsif dalam mengelola banyak aplikasi sekaligus. Inilah salah satu alasan mengapa performa Snapdragon X2 Plus semakin mendekati prosesor Intel dan AMD kelas menengah.

Dari sisi grafis, Snapdragon X2 Plus dibekali GPU Qualcomm Adreno dengan dukungan API modern, seperti DirectX 12.2, Vulkan 1.4, dan OpenCL 3.0. Dilansir qualcomm.com, GPU ini mampu menjalankan tampilan hingga 4K ultra HD pada 144Hz serta decoding video hingga 8K@60fps. Untuk kamu yang gemar bekerja dengan visual, menonton konten resolusi tinggi, atau sekadar menikmati game ringan, kemampuan grafis ini sudah sangat memadai. Tak ketinggalan, ada pula dukungan memori lebih dari 128GB, LPDDR5x dengan kecepatan transfer hingga 9523 MT/dtk, dan bandwidth mencapai 152 GB/dtk yang makin memperkuat performa secara keseluruhan. 

2. AI 80 TOPS dan efisiensi daya, senjata utama Snapdragon X2 Plus

ilustrasi laptop
ilustrasi laptop (unsplash.com/Greg Rosenke)

Salah satu daya tarik terbesar dari spesifikasi Snapdragon X2 Plus adalah kehadiran NPU Qualcomm Hexagon dengan kemampuan hingga 80 TOPS. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu platform laptop dengan performa AI on device paling tinggi di kelasnya. Kamu bisa menjalankan pemrosesan AI generatif, pengeditan foto atau video berbasis AI, dan agen AI langsung di perangkat tanpa terlalu bergantung pada cloud.

Kemampuan ini sangat relevan dengan ekosistem Windows 11 Copilot+ PC yang mengandalkan berbagai fitur AI, seperti asisten cerdas, transkripsi real time, hingga pemrosesan konten kreatif berbasis AI. Di sisi lain, efisiensi daya tetap menjadi DNA utama prosesor Snapdragon terbaru. Qualcomm menyebut bahwa performa Snapdragon X2 Plus mampu tetap stabil tanpa menguras baterai secara agresif. Hal ini juga berdampak pada laptop berbasis Snapdragon X2 Plus yang diprediksi bisa hadir dalam desain tipis dan ringan. 

3. Konektivitas dan keamanan yang ditawarkan oleh Snapdragon X2 Plus

ilustrasi WiFi
ilustrasi WiFi (unsplash.com/Greg Rosenke)

Snapdragon X2 Plus mengusung konektivitas kelas atas melalui dukungan Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan modem Snapdragon X75 5G dengan kecepatan unduh hingga 10 Gbps. Kombinasi ini memungkinkan laptop selalu terhubung dengan jaringan super cepat, baik di kantor maupun saat di rumah. Bagi pengguna yang sering berpindah lokasi, fitur ini jelas menjadi nilai tambah besar.

Dari sisi keamanan, Qualcomm menyematkan Snapdragon Guardian yang dipadukan dengan Qualcomm SPU dan Microsoft Pluton. Sistem ini menghadirkan perlindungan dari level chip hingga cloud, termasuk dukungan autentikasi biometrik dan deteksi kehadiran otomatis. Keamanan semacam ini sangat penting untuk profesional yang menangani data sensitif dan pekerjaan berbasis cloud.

Melihat keseluruhan spesifikasi Snapdragon X2 Plus, jelas bahwa Qualcomm ingin memperkuat posisi Windows on ARM di pasar laptop 2026. Berkat performa CPU yang semakin mendekati x86, GPU semakin matang, serta kemampuan AI 80 TOPS, Snapdragon X2 Plus tidak lagi sekadar hemat daya, tetapi juga benar-benar kompetitif. Jika laptop berbasis Snapdragon X2 Plus benar-benar hadir sesuai jadwal pada paruh pertama 2026, persaingan dengan Intel dan AMD tentu akan semakin menarik. Untuk kamu yang mencari laptop tipis, ringan, bertenaga, dan siap menghadapi era AI, Snapdragon X2 Plus adalah platform yang sangat layak untuk dipertimbangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

7 Game Open-World Baru Paling Dinanti dengan Latar Sci-Fi

16 Jan 2026, 06:10 WIBTech