Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi laptop AI
ilustrasi laptop AI (microsoft.com)

Intinya sih...

  • Pastikan prosesor memiliki NPU khusus

  • Cari tombol copilot khusus di keyboard

  • Cek NPU lewat task manager Windows

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mengawali 2026, istilah laptop AI semakin sering muncul di iklan, etalase toko online, hingga brosur promosi. Hampir semua produsen berlomba menempelkan label AI pada produk terbaru mereka. Sayangnya, tidak semua laptop berlabel AI ini benar-benar punya kemampuan kecerdasan buatan yang sesungguhnya.

Alhasil, banyak calon pembeli akhirnya bingung membedakan laptop AI vs laptop biasa. Padahal, jika salah pilih, kamu bisa saja membeli laptop mahal yang ternyata hanya mengandalkan software cloud, bukan AI on device. Agar kamu tidak terjebak dalam kebimbangan, penting memahami ciri-ciri laptop AI yang sebenarnya sebelum membeli. Untuk mengatasi masalah tersebut, berikut cara mengenali laptop AI yang wajib kamu pahami sehingga keputusan membeli lebih sesuai kebutuhan dan tetap ramah di kantong.

1. Pastikan prosesor memiliki NPU khusus

ilustrasi NPU (microsoft.com)

Ciri paling mendasar dari laptop AI adalah adanya NPU (neural processing unit) di dalam prosesornya. NPU berfungsi sebagai otak AI yang menangani komputasi kecerdasan buatan secara lokal, terpisah dari CPU dan GPU. Pada 2026 ini, beberapa lini prosesor yang sudah jelas membawa NPU, antara lain Intel Core Ultra series, AMD Ryzen AI series, dan Qualcomm Snapdragon X series. Tanpa NPU, laptop tersebut pada dasarnya masih tergolong laptop konvensional, meskipun tetap mampu menjalankan aplikasi berbasis AI melalui internet. Untuk rekomendasi laptop AI terbaru yang bisa kamu pertimbangkan adalah Acer Swift 14 AI, HP OmniBook X 14, ASUS Zenbook S 16, dan Lenovo Yoga Slim 7i.

2. Cari tombol copilot khusus di keyboard

ilustrasi menggunakan laptop AI (asus.com)

Tips mudah mengenali laptop AI secara fisik adalah melihat keyboard. Laptop Copilot+ PC umumnya memiliki tombol Copilot khusus, biasanya terletak di sisi kanan tombol “Alt” atau dekat tombol “space”. Tombol ini menjadi identitas resmi laptop AI generasi terbaru yang dioptimalkan untuk ekosistem Windows berbasis AI. Jika kamu menemukan tombol ini, besar kemungkinan laptop tersebut sudah mendukung fitur AI on device secara native.

3. Cek NPU lewat task manager Windows

task manager laptop AI (intel.co.id)

Jika kamu sudah memegang unit laptopnya dan masih ragu. Cara mengenali laptop AI paling akurat selanjutnya adalah dengan cek langsung melalui task manager. Langkahnya cukup sederhana, kamu bisa klik kanan pada taskbar, pilih task manager, dan masuk ke tab performance Pada laptop AI, kamu akan melihat grafik NPU di bawah daftar CPU, memori, dan GPU. Jika tidak muncul menu NPU, bisa dipastikan laptop tersebut belum termasuk kategori laptop AI sesungguhnya.

4. Perhatikan label resmi Copilot+ PC

ilustrasi laptop AI (microsoft.com)

Microsoft menetapkan standar ketat untuk perangkat Copilot+ PC, salah satunya adalah kemampuan NPU minimal 40 TOPS (tera operations per second). Hal ini bertujuan agar laptop mampu menjalankan fitur AI canggih secara lokal tanpa cloud. Perlu kamu ketahui, label Copilot+ PC bukan sekadar branding, melainkan sudah menjadi penanda bahwa laptop tersebut benar-benar siap menjalankan berbagai fitur AI, mulai dari AI recall, live caption, image generation, hingga pengolahan data berbasis AI secara real time. Jika kamu mencari panduan membeli laptop AI yang aman untuk jangka panjang, memilih perangkat dengan label Copilot+ PC adalah langkah paling rasional.

5. Pastikan RAM minimal 16GB untuk performa optimal

ilustrasi menggunakan laptop AI (hp.com)

Spesifikasi laptop AI tidak hanya soal prosesor. RAM minimal 16GB juga layak kamu perhatikan agar komputasi AI bisa berjalan lancar. Sebab, AI on device membutuhkan memori besar untuk memproses data, gambar, suara, hingga model bahasa. Laptop dengan RAM 8GB sebenarnya masih bisa menjalankan aplikasi harian, tetapi performa AI akan sangat terbatas. Jika kamu pelajar, pekerja kantoran, atau pengguna pemula yang ingin laptop future proof, RAM 16GB adalah titik aman di tahun 2026.

Mengenali laptop AI tidak cukup hanya melihat label di iklan. Kamu perlu memahami komponen kunci, seperti NPU, dukungan AI on device, RAM besar, dan ekosistem Copilot+ PC. Dengan memahami ciri-ciri laptop AI di atas, kamu bisa menghindari salah beli dan memilih perangkat yang benar-benar sesuai kebutuhan. Jadi, lebih cermat, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team