Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
AE berhasil balaskan kekalahan ONIC atas YG
AE berhasil balaskan kekalahan ONIC atas YG (instagram.com/mpl.id.official)

Ada kabar gembira datang pada hari ke-3 Swiss Stage M7 World Championship 2025, nih! Salah satu perwakilan Indonesia, Alter Ego (AE) sukses melaju ke babak Knockout Stage setelah melibas sang raksasa Myanmar, Yango Galacticos (YG), pada laga Upper Bracket kemarin malam (12/1/2026). Pertandingan berjalan berat sebelah dengan dominasi total AE.

Kemenangan ini gak hanya menjadi ajang pembuktian, tetapi juga sebuah pembalasan atas kekalahan ONIC Esports (ONIC) atas YG pada hari ke-2 kemarin (10/1/2025). Karena hal tersebut, AE bermain dengan berapi-api dan penuh semangat. Penasaran bagaimana keseruan dan kesuksesan AE sapu bersih YG di Swiss Stage M7? Simak ulasannya di bawah ini, ya!

1. Gameplay agresif AE, strategi Brawl Server sukses meluluhlantakkan pertahanan YG

strategi Brawl Server menggempur YG (youtube.com/MPL Indonesia)

Game pertama, AE kembali mengeluarkan Leomord sebagai jungler. Coach Xepher juga cukup percaya diri untuk mengeluarkan Sora meski rekam jejaknya di M7 terbilang suram. Sementara itu, YG menggunakan kombinasi crowd control (CC) dan burst damage untuk melawan draft AE yang punya durabilitas tinggi.

Meski sempat mengertak dengan First Blood, agresivitas YG cepat dibungkam oleh AE yang gak kalah agresif. Bahkan, pada menit kedua, AE berhasil menumbangkan Ying (Benedetta) dan Lina (Zhuxin). Mulai menit tersebut, AE memegang penuh jalannya pertandingan. AE memang terlihat lebih solid dengan back up yang presisi dan counter set up yang berjalan baik.

YG sebenarnya dapat bertahan cukup baik, terutama inisiasi sang roamer, Blink (Badang) yang berkali-kali merepotkan. Namun, AE terus menekan YG dengan team fight tiada henti. Strategi Brawl Server ini terbukti ampuh. YG sama sekali tidak bisa membalikkan keadaan. Setelah beberapa kali melancarkan serangan all-in ke base YG, AE akhirnya dapat menjebol pertahanan YG dan menyudahi pertandingan pada menit ke-16.

2. META keramat, Freya gold laner, menjadi maut untuk YG

Arfy berhasil dapat Maniac menggunakan Freya (youtube.com/MPL Indonesia)

Drafting dari coach Xepher memang selalu menjadi kejutan yang sulit dibaca lawan. Pada game kedua, ia kembali menurunkan META cheese pick, Freya (Arfy) gold laner. Ia juga mengeluarkan hero kejutan, Terizla (Nino) yang balum pernah dipakai di M7. Di lain sisi, YG menghadirkan draft sekeras baja (Hylos, Fredrinn, Yu Zhong) yang dikombinasikan dengan burst damage.

Tanpa crowd control (CC) kuat untuk menekan Freya, Arfy leluasa bermain agresif. Bahkan, pada Turtle pertama, Freya dengan ganas memukul mundul tim YG sampai ke wilayah jungle mereka. Gak cukup itu saja, Arfy akhirnya memperoleh Maniac pada Turtle kedua. Kesalahan besar YG yang tidak menghadirkan counter Freya menjadi bencana untuk mereka. Gak hanya Arfy yang bersinar, Nino juga bikin AE kelabakan dengan skill ultimate, Penalty Zone, yang ampuh merusak formasi YG.

Memasuki menit ke-10, AE memimpin jauh dengan selisih 10 ribu gold dan 13 poin kill. Dengan gap yang sangat besar, YG sudah tidak memiliki winning condition yang terlihat. Alhasil, AE akhirnya berhasil menang clean sweep pada menit ke-14.

3. AE menjadi tim pertama yang melaju ke Knockout Stage M7

AE membela ONIC pada interview pasca tanding (youtube.com/MPL Indonesia)

Seperti kata Nino di interview akhir pertandingan, AE agaknya sangat bersemangat untuk membalaskan kekalahan ONIC. Dan itu terbukti sukses, AE gak hanya membalas kekalahan ONIC, tetapi juga menghancurkan YG tanpa perlawanan berarti.

Kemenangan ini berdampak besar untuk AE. Pasalnya, mereka menjadi tim pertama yang berhasil melaju ke Knockout Stage. Hal ini tentunya di luar dugaan banyak kontestan. Sebab, ia termasuk tim kuda hitam dengan banyak pemain rookie. Namun, adanya coach Xepher yang genius dalam meracik draft membuat tim ini menjadi lawan yang sulit diprediksi. Apalagi, pemain AE memang darah muda bertalenta, sih!

Setelah AE sapu bersih YG di Swiss Stage M7, kemenangan AE membuat harapan Indonesia untuk menang di M7 World Championship makin besar. Penasaran siapa lawan AE di Knockout Stage? Terus tonton M7 dan berikan dukungan pada tim favoritmu, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team